Rabu, 18 April 2018

Makalah Adobe Flash


BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Kemajuan dan kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi telah banyak memeberikan manfaat baik dalam dunia kesehatan, pendidkan, olahraga, dll. Terutama dalam dunia pendidikan, para pengajar banyak yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menunjang pembelajaran salah satunya penggunaan aplikasi animasi sebagai media pembelajaran dengan tujuan menarik perhatian dan motivasi siswa.
Diantara banyak aplikasi animasi, yang sering diguankan ialah aplikasi Flash. Melalui animasi flash diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. memudahkan para siwanya menerima ilmu dari sang guru.Oleh karena itulah makalah ini kami buat. Makalah ini juga dibuat untuk memenuhi tugas presentasi mata kuliah Media Pembelajaran.
1.2              Rumusan Masalah
1.             Apa Adobe Flash itu ?
2.             Bagaimana Cara Membuat Animasi Menggunakan Adobe Flash ?
3.             Apa Kelebihan Adobe Flash sebagai Media Pembelajaran ?
1.3              Tujuan
1.             Mengenal Adobe Flash
2.             Bisa Membuat Animasi Menggunakan Adobe Flash
3.             Mengetahui kelebihan Adobe Flash sebaagai Media Pembelajaran




BAB II
PEMBAHASAN

A. Mengenal Aplikasi Flash
1. Pengenalan Adobe Flash
Adobe Flash (dulu bernama Macromedia Flash) merupakan suatu program grafis  multimedia dan animasi untuk keperluan pembuatan aplikasi web interaktif mau pun animasi yang berkembang pada saat ini.Program ini banyak digunakan untuk membuat game, kartun, presentasi dan model pembelajaran interaktif. Awal perkembangan flash banyak digunakan untuk animasi pada website, namun saat ini mulai banyak digunakan untuk media pembelajaran karena kelebihan-kelebihan yang dimiliki.
Sebelum tahun 2005, Flash dirilis oleh Macromedia. Flash 1.0 diluncurkan pada tahun 1996 setelah Macromedia membeli program animasi vektor bernama FutureSplash. Versi terakhir yang diluncurkan di pasaran dengan menggunakan nama 'Macromedia' adalah Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3 Desember 2005 Adobe Systems mengakuisisi Macromedia dan seluruh produknya, sehingga nama Macromedia Flash berubah menjadi Adobe Flash.Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini mempunyai file extension .swf dan dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Adobe Flash Player. Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama ActionScript yang muncul pertama kalinya pada Flash 5.
2. Area Kerja Adobe Flash
Area kerja flash terdiri atas lima komponen, yaitu Menu Bar, Toolbox, Timeline, Stage dan Panel.
a. Menu Bar berisi kumpulan menu yang digunakan untuk mengatur aplikasi yang akan dibuat seperti membuka, dan menyimpan file, copy, paste, dan lain-lain. Menu yang terdapat di Adobe Flash adalah file, edit, insert, modify, text, command, control, windows dan help.
b. Stage adalah area persegi empat yang merupakan tempat dimana kita membuat objek atau animasi yang akan dimainkan.
c. Toolbox berisi alat-alat untuk membuat atau menggambar, memilih dan memanipulasi isi stage dan timeline. Toolbox dibagi menjadi empat, yaitu Tools, View, Colors dan Options..
d. Timeline adalah tempat kita dapat membuat dan mengontrol objek dan animasi.Timeline digunakan untuk mengatur dan mengontrol isi keseluruhan movie atau animasi. Animasi Flash bisa diibaratkan  sebagai sebuah buku, Timeline merupakan tabel interaktif dari isinya. Setiap adegan seperti sebuah bab, setiap frame seperti halaman.
e. Panels berisi control fungsi yang dipakai dalam flash, yaitu untuk mengganti dan memodifikasi berbagai property objek atau animasi secara cepat dan mudah.
f. Properties merupakan window yang digunakan untuk mengatur property dari objek yang kita buat.
g. Components digunakan untuk menambahkan objek untuk web application yang nantinya di publish ke internet
2.1 Toolbox
Toolbox merupakan bagian dari Flash yang memiliki peranan yang sangat penting. Di dalamnya terdapat berbagai tool yang dapat kita gunakan untuk menggambar suatu objek atau memodifikasi objek tersebut. • Selection tool untuk memilih dan memindahkan objek.
• Subselect tool untuk memilih titik-titik pada suatu garis dalam objek.
• Free Transform tool digunakan untuk memperbesar, memperkecil atau memutar (rotate) objek yang kita buat serta dapat mengubah bentuk objek menjadi bentuk lain.
• Gradient Transfrom tool untuk mengatur posisi gradient pada objek.
• Linetool untuk membuat garis.
• Lasso tool untuk memilih sebagian dari objek atau objek yang tidak teratur. Jika Selection tool hanya bisa memilih keseluruhan dari objek, sedangkan Lasso tool bisa memilih apa pun yang terdapat dari objek yang digambar.
• Pen tool untuk menggambar kurva dan garis yang dapat dimanipulasi dengan Subselect tool.
• Text  tool  digunakan untuk menuliskan kalimat atau kata-kata.
• Oval tool untuk membuat lingkaran atau oval.
• Rectangle tool untuk menggambar persegi atau kotak
• Pensil tool untuk menggambar suatu bentuk teratur.
• Brush tool seperti kuas dengan warna tertentu dapat membuat bentuk yang bebas.
• Ink Bottle tool untuk menambah atau megubah warna garis di pinggir suatu objek.
• Paint Bucket tool untuk memberi atau mengubah warna pada suatu bidang
• EyeDropper tool untuk mengidentifikasi warna atau garis dalam sebuah objek.
• Eraser tool untuk menghapus area yang tidak diinginkan dari objek.
• Hand Tool untuk menggeser layer atau tampilan pada stage.
• Zoom tool untuk memperbesar atau memperkecil tampilan pada stage.
• Stroke Color untuk mewarnai bingkai yang berada di pinggir objek.
• Fill Color untuk mewarnai bidang objek.
• Swap Colors untuk memilih stroke color atau fill color secara bergantian.
• No Color untuk mengosongkan warna.
• Default Colors untuk menentukan warna stkitar  baik untuk stroke atau fill.
• Black & White,  digunakan untuk memberi warna objek dan warna border / garis dengan warna hitam putih.
2.2 Mengenal Timeline dan Frame
Timeline terdiri atas Layer, Frame dan Playhead. Fungsinya adalah sebagai tempat pengaturan timing atau waktu animasi dan penggabungan objek-objek dari masing-masing layer  
• Frame adalah kotak-kotak berurutan dalam timeline, di frame inilah nantinya akan menentukan animasi apa yang akan dibuat atau dari frame awal sampai ke frame yang diinginkan untuk membentuk suatu pergerakan animasi.
• Keyframeditandai dengan titik hitam pada frame, ini berarti bahwa ada objek pada frame tersebut.
• Blank Keyframeditandai dengan frame yang putih atau kosong. Ini berarti bahwa tidak ada objek.
• Action Frameditandai dengan huruf  ‘a’ di atas titik hitam, ini berarti bahwa ada action script padxa frame tersebut.
• Sound Frame ditandai dengan gelombang suara pada frame, ini berarti bahwa ada suara yang dimasukan pada frame tersebut.
• Motion tween frameditandai dengan warna unggu dengan panah diantara dua frame.
• Shape tween frameditandai dengan warna hijau dengan panah diantara dua frame.
• Playheadditandai dengan warna merah yang terletak di atas frame, ini berfungsi untuk menjalankan animasi yang bisa langsung dilihat pada stage.
2.3 Mengenal Layer
Layer (lapisan) merupakan hal yang sangat penting di flash. Layer digambarkan seperti tumpukan lembaran yang transparan. Layer yang paling atas akan menutupi objek layer yang dibawahnya. Kegunaannya antara lain:
v Untuk pengaturan kerja, animasi dan elemen lainnya. Jadi, kita bisa memakai layer yang berbeda antara file suara, objek, action, label frame dan komentar frame.
v Untuk memudahkan dalam menggambar atau mengedit suatu oobjek tanpa mempengaruhi objek yang berada di layer lain.
v Agar bisa menemukan objek dengan cepat dan mudah ketika akan mengedit objek tersebut.
v Dapat membuat banyak objek dengan animasi yang berbeda antara yang satu dengan lainnya.
Beberapa macam mode layer terlihat pada gambar di bawah ini:  
1) Mode Aktif  ditandai dengan gambar pensil, mode ini menunjukkan bahwa layer sedang aktif dan siap untuk mengerjakan suatu objek pada layer tersebut.
2) Mode Normal adalah mode yang bisa dilihat dan diedit ketika mode ini menjadi mode aktif.
3) Mode Terkunci  ditandai dengan gambar gembok kecil yang terkunci. Pada mode ini kita hanya bisa melihat objek pada layer tanpa bisa mengeditnya.
4) Mode tersembunyiditandai dengan tkita X, pada mode ini kita tidak dapat melihat objek pada layer. Mode ini diperlukan untuk lebih leluasa mengedit objek pada layer lain.
5) Mode Outlineditandai dengan kotak tanpa warna, yang berarti tidak menampilkan objek secara keseluruhan, hanya garis luarnya saja yang terlihat.
B. Teknik Dasar Pembuatan Animasi Menggunakan Adobe Flash
Untuk memulai membuat suatu animasi, pertama kita pastikan komputer kita telah terinstal aplikasi Flash. Namun di sini kami menggunakan aplikasi Adobe Flash.
















BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Flash merupakan suatu aplikasi pembuat animasi model pembelajaran yang menarik jika digunakan pada proses belajar mengajar. Penggunaan animasi flash memudahkan guru dalam menarik perhatian dan motivasi siswa. Melalui animasi flash diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa.