Jumat, 19 Juli 2019

TUJUAN DAN FUNGSI BANK INDONESIA

Tujuan utama BI sebagai Bank Sentral adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, dengan menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran system devisa serta mengatur dan mengawasi bank
Tugas BI sebagai Bank Sentral adalah
*Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
*Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
*Mengatur dan mengawasi bank


Fungsi BI selain sebagai bank Sentral adalah sebagai:
*Bank sirkulasi :
mengatur peredaran keuangan suatu negara.
*Bank to bank :
mengatur perbankan di suatu negara
*Lender of the last resort :
sebagai tempat peminjaman yang terakhir

SEJARAH BANK INDONESIA

Bank Indonesia (BI) berasal dari De Javasche Bank N.V yang merup[akan Bank pemerintah Belanda yang didirikan pada tanggal 10 Oktober 1827. Tanggal 6 Desember 1951 dinasionalisir pemerintah Republik Indonesia dengan UU. 24 tahun 1951. Dengan Penetapan Presiden No 17 tahun 1965, BI bersama Bank Koperasi Tani dan Nelayan, bank Negara Indonesia dan Bank Tabungan Negara dilebur menjadi Bank Negara Indonesia
BNI Unit 1  Bank Sirkulasi, Bank Sentral dan
Bank Umum Bank Sentral dikukuhkan dengan UU No 13 1968 di perkuat dengan UU No 23 tahun 1999

WARKAT DAN PROSEDUR PADA KLIRING

Warkat yang dikliring kan adalah : 
*Cheque bank lain
*Bilyet Giro bank lain
*Surat perintah bayar lain 
*Penerbitan wesel

Prosedur Kliring
Proses penyelesaian warkat-warkat kliring di lembaga kliring (dilihat dari sisi bank)
*Kliring Keluar, membawa warkat kliring ke lembaga kliring (Nota debet/kredit keluar)
*Kliring Masuk, menerima warkat kliring dari lembaga kliring (Nota debet/kredit masuk)
*Pengembalian Kliring, pengembalian warkat yang tidak memenuhi syarat yang
telah ditentukan.


SEJARAH, TUJUAN, DAN ISTILAH PADA KLIRING

Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :
1.memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
2.perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih
mudah, aman dan efisien
3.salah satu pelayanan bank kepada nasabah

Terdapat beberapa istilah yang perlu diperhatikan :
Tolakan kliring,  tolakan atas warkat
Postdated Cheque,  tanggal Cek/BG belum jatuh
tempo (Titipan)
Cross Clearing,Penarikan cek melalui kliring atas beban dana yang diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain
Call Money,  pinjaman bagi bank yang kalah kliring (maks 7 hr).


SEJARAH KLIRING
10 Sept ’81  Kliring Lokal secara manual
Awal 1990  Kliring Lokal secara otomatis + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/- 1000 warkat/menit.
18 Sept ’98  Sistem Kliring Elektronik Jakarta (SKEJ) 8 Bank
18 Juni ’01  SKEJ seluruh Jakarta
22 Juli ’05  Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)