Pada penulisan saya kali ini, saya akan menulis inovasi apa yang akan saya buat 5 tahun kedepan nanti. Seperti yang kalian ketahui sekarang ini sudah banyak berbagai macam inovasi yang telah diciptakan atau dibuat dari berbagai orang. Inovasi yang mereka ciptakan bukan hanya inovasi yang biasa saja, melainkan inovasi yang sangat luar biasa. Pada zaman era globalisasi ini perkembangan teknologi sangatlah pesat yang bisa kita lihat sekarang ini. Dikarenakan dizaman sekarang ini setiap orang sangat membutuhkan teknologi, apalagi sudah banyak orang yang sudah menciptakan inovasi teknologi yang luar biasa canggihnya. Seperti yang kita lihat perkembangan teknologi yang sangat pesat seperti contohnya gadget. Siapa sih yang tidak tahu dengan “gadget”? Ya salah satu teknologi yang berkembang sangat pesat dengan mengeluarkan inovasi inovasi brilian dari sang pembuat gadget. Sudah banyak kita lihat disekitaran kita dari anak dibawah umur sampai yang sudah usia lanjut mempunyai gadget yang canggih dan tidak hanya mempunyai satu gadget, tetapi satu orang saja sudah mempunyai gadget lebih dari satu. Salah satu contohnya saya mempunyai 3 buah gadget yang digunakan.
Dizaman era globalisasi ini dan ditahun ini sudah banyak gadget canggih yang dibuat, apalagi dengan 5 tahun kedepan? Apa bisa kalian bayangkan 5 tahun kedepan kecanggihan gadget sudah seperti apa? Sungguh sangat canggih bukan.
Kalau saya pikir-pikir inovasi apa yang saya ingin buat untuk 5 tahun kedepan dizaman era globalisasi ini sangatlah susah dipikir. Tapi, ketika saya disuruh untuk memilih inovasi apa yang akan saya buat, saya akan membuat sebuah inovasi terbaru terhadap gadget? Waw, secanggih apa ya inovasi yang saya buat untuk gadget? melihat gadget sekarang ini sudah sangat canggih. Yuks, kita lihat inovasi gadget yang akan saya buat untuk 5 tahun kedepan.
Setiap gadget pasti mempunyai fitur yang sangat standar yaitu fitur sms dan telepon. Dengan fitur multimedia yang standarnya yaitu kamera dan musik player. Nah, fitur apa saja yang membuat gadget itu terlihat sangat canggih dan sangat keren? Pada saat ini fitur yang sangat ditonjolkan untuk melihat seberapa canggihnya sebuah gadget terlihat dari kameranya. Bukan hanya sekedar kamera biasa, kamera pada gadget saat ini sudah sama seperti kamera digital.
Inovasi yang akan saya buat yaitu sebuah gadget dengan berbagai macam fitur yang sangat canggih. Fitur canggih pertama yang akan saya buat yaitu terdapat pada layar dan body gadget. Saya akan menciptakan body gadget yang sangat minimalis dan transparan seperti layaknya kaca tembus pandang dengan besar layar 5.0inchi. Fitur canggih kedua yang akan saya buat yaitu terdapat pada kamera. Seperti kalian ketahui kamera yang terdapat pada gadget saat ini bentuknya menonjol pada casingnya. Saya akan membuat kamera hanya seperti cahaya kotak kecil yang ketika kita ingin foto akan muncul dengan sendirinya. Dan tidak usah repot-repot untuk menekan tombol melainkan kita hanya cukup diam menunggu 3detik dengan otomatis kamera tersebut akan membidik. Untuk fitur selanjutnya saya menginovasikan fitur tahan banting dan anti air dengan kedalaman 1000meter. Seperti yang kita ketahui banyak diantara kita yang sering ceroboh dalam menggunakan gadget jadi gampang jatuh, jadi dengan fitur ini tidak usah takut gadget kita tidak akan pecah dan rusak. Dan buat pencinta renang dan diving juga bisa menggunakannya dibawah air dan tidak usah khawatir gadget akan dalam kondisi baik baik saja. Saya akan menambahkan fitur canggih lainnya yaitu gadget yang bisa dilipat. Jadi disisi body dibuatkan seperti tombol tapi hanya berbentuk cahaya, jadi ketika kita sentuh tombol itu akan membuat gadget terlipat menjadi kecil supaya bisa disimpan didalam saku. Fitur canggih selanjutnya adalah baterai. Para pengguna gadget tentu saja sangat kebingungan bila sedang asyik mengoperasikan gadget, tapi tiba-tiba gadget kita baterainya abis. Saya akan membuat fitur sensor terhadap cahaya terang, jadi ketika gadget kita baterainya abis cukup berdiri pada tempat terang seperti cahaya matahari atau lampu supaya dapat terisi otomatis baterainya tanpa perlu memerlukan daya listrik.
Sekian inovasi yang dapat saya inginkan untuk 5 tahun ke depan.
Rabu, 07 Desember 2016
Selasa, 15 November 2016
Pengertian Teknologi Digital dan Pentingnya Teknologi Digital Pada Bidang IT
Apa sih teknologi digital itu?
Teknologi Digital adalah teknologi yang dilihat dari pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia. Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan canggih dengan system komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris. Pada teknologi analog, gambar dan suara diubah menjadi gelombang radio, maka teknologi digital menkonversi gambar dan suara menjadi data digital yang terdiri dari angka 1 dan 0. Dengan teknologi digital ini, gambar yang ditampilkan memiliki kualitas warna yang lebih natural dan resolusi yang lebih baik, tidak pecah atau turun kualitasnya jika gambar ditampilkan di layar yang besar.
Seberapa pentingkah teknologi digital pada bidang IT??
Sekarang ini teknologi digital sangat penting, selalu ada penemuan terbaru inovasi-inovasi terbaru dan Perkembangannya yang sangat pesat mebuktikan bahwa teknologi digital bermanfaat dalam berbagai bidang, temasuk bidang IT. Jika dibandingkan dengan sistem analog terbilang cukup kuno karena sebelum teknologi digital ada, teknologi digital mampu menyamai perkembangan terbaru IT.
Semakin berkembang dan canggihnya teknologi digital membuat banyak perubahan baik positif ataupun negative. banyak orang dengan mudah mengakses suatu informasi dengan melalui berbagai cara, dan dapat menikmati fasilitas dan teknologi digital dengan bebas dan terkendali. Tetapi sangat di sayangkan dengan berkembangnya teknologi digital ini semakin banyak kejahatan terdeteksi. Maka dari itu kita harus memanfaatkan teknologi digital sebijak mungkin.
Teknologi Digital adalah teknologi yang dilihat dari pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan tenaga manusia. Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis dan canggih dengan system komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris. Pada teknologi analog, gambar dan suara diubah menjadi gelombang radio, maka teknologi digital menkonversi gambar dan suara menjadi data digital yang terdiri dari angka 1 dan 0. Dengan teknologi digital ini, gambar yang ditampilkan memiliki kualitas warna yang lebih natural dan resolusi yang lebih baik, tidak pecah atau turun kualitasnya jika gambar ditampilkan di layar yang besar.
Seberapa pentingkah teknologi digital pada bidang IT??
Sekarang ini teknologi digital sangat penting, selalu ada penemuan terbaru inovasi-inovasi terbaru dan Perkembangannya yang sangat pesat mebuktikan bahwa teknologi digital bermanfaat dalam berbagai bidang, temasuk bidang IT. Jika dibandingkan dengan sistem analog terbilang cukup kuno karena sebelum teknologi digital ada, teknologi digital mampu menyamai perkembangan terbaru IT.
Semakin berkembang dan canggihnya teknologi digital membuat banyak perubahan baik positif ataupun negative. banyak orang dengan mudah mengakses suatu informasi dengan melalui berbagai cara, dan dapat menikmati fasilitas dan teknologi digital dengan bebas dan terkendali. Tetapi sangat di sayangkan dengan berkembangnya teknologi digital ini semakin banyak kejahatan terdeteksi. Maka dari itu kita harus memanfaatkan teknologi digital sebijak mungkin.
Selasa, 25 Oktober 2016
Perbandingan Antara Perkembangan Inovasi
Perbandingan
Teknologi Komunikasi Masa Lalu dan Masa Kini
Perbedaan antara
teknologi komunikasi masa lalu dan masa kini dapat dilihat dari beberapa hal
berikut.
1. Peralatan
Komunikasi pada masa
lalu masih menggunakan alat-alat sederhana. Alat bantu tersebut di antaranya
beduk, kentongan, gambar, api, simbol, dan tanda jejak. Sarana komunikasi masa
lalu yang masih ada sampai saat ini adalah beduk dan kentongan. Berbeda dengan alat
komunikasi masa lalu, peralatan masa kini yang digunakan sudah modern.Teknologi
komunikasi ditunjang dengan adanya satelit. Teknologi satelit mempermudah
hubungan komunikasi dari berbagai belahan dunia. Peralatan komunikasi masa kini
dapat dibedakan menjadi media komunikasi cetak dan elektronik. Alat bantu
komunikasi tersebut di antaranya adalah surat, telepon, telegraf, faksimile,
televisi, radio, dan multimedia (fasilitas internet).
2. Penggunaan
Cara menggunakan
sarana komunikasi masa kini jauh lebih mudah, lebih praktis, dan lebih cepat
dibandingkan dengan menggunakan alat komunikasi masa lalu. Alat komunikasi masa
lalu lebih menekankan pada cara manual dan sederhana. Alat komunikasi masa kini
lebih praktis dan menggunakan teknologi tinggi yang lebih mahal. Selain mahal
biayanya, alat komunikasi juga memeriukan energi atau tenaga listrik. Pesawat
televisi misalnya, memerlukan tenaga listrik untuk menghidupkannya. Demikian
juga komputer dengan perangkat multimedianya, hanya dengan menekan perintah
maka kita bisa mendapatkan informasi dari seluruh belahan dunia tanpa harus
beranjak dari tempat duduk.
3. Jangkauan
Jangkauan komunikasi
adalah jarak terjauh yang mampu menghubungkan pihak yang berkomunikasi. Zaman
dahulu orang masih menggunakan sarana komunikasi seperti kentongan atau beduk.
Daya jangkau suara alat tersebut hanya beberapa meter saja. Dengan adanya
perkembangan berbagai jenis teknologi komunikasi, sekarang kita bisa
berhubungan langsung jarak jauh, baik antardaerah, antarnegara, bahkan
antarbenua. Kita bisa memperoleh informasi atau hiburan melalui telepon, radio,
televisi, koran, atau internet. Jangkauan komunikasi pada masa kini hampir
tanpa batas. Berbagai peristiwa di berbagai belahan dunia dapat diketahui pada
saat itu juga. Berikut ini adalah tabel perbandingan teknologi komunikasi masa
lalu dan masa kini.
APA BEDANYA TEKNOLOGI
ZAMAN DAHULU DAN ZAMAN SEKARANG?
Teknologi merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia yang penting. Kita
tidak mungkin dapat berkomunikasi dengan orang lain di tempat lain yang jauh
dengan tanpa menggunakan alat komunikasi. Teknologi berkembang dengan mengikuti
zaman dan perkembangan di dunia. Apakah kamu suka melihat sepak bola di
televisi ? Selain menonton langsung di lapangan, kita juga bisa bisa melihat
pertandingan di sebuah layar di televisi tersebut. Bahkan kita juga bisa
melihat kabar negara tetangga kita melalui televisi. Inilah salah satu contoh
kemajuan teknologi telekomunikasi sekarang ini. Tentu saja teknologi sekarang
beda dengan teknologi zaman dahulu. Seperti apa teknologi zaman dahulu ? dan
seperti apakah teknologi zaman sekarang ini ? Mari kita belajari tentang
kemajuan teknologi zaman sekarang dan zaman dahulu.
Teknologi Komunikasi
Zaman Dahulu
Zaman dahulu orang-orang sudah menggunakan alat-alat teknologi loh ! Tentu
saja alat-alat teknologi zaman dahulu tidak secanggih teknologi zaman sekarang
zaman dahulu orang menggunakan alat tali, telik sandi, surat, kentongan dan kurir untuk berkomunikasi.
zaman dahulu orang menggunakan alat tali, telik sandi, surat, kentongan dan kurir untuk berkomunikasi.
·
Kentongan, Alat ini digunakan untuk tanda-tanda di kampung apabila ada maling atau
kejahatan dengan cara dipukul dengan menggunakan sebuah alat yang terbuat dari
kayu atau bambu.
·
Telik sandi, orang yang
dipilih untuk mengintip atau menyusup masuk ke dalam pertahanan musuh. Tugas
utamanya adalah mencari tahu kekuatan dan kelemahan musuh. Kalau zaman sekarang
di sebut Intel .
·
Kurir adalah orang yang
ditunjuk untuk membawa pesan khusus.
·
Tali Pohon, Cara ini digunakan pada zaman penjajahan. sebuah tali yang panjang di
bentangkan dari pohon ke pohon dan di ujung tali di berikan sebuah bekas
kaleng dan apabila di tarik akan akan mengeluarkan bunyi.
Teknologi Komunikasi
Zaman sekarang
Pada dasarnya
berkomunikasi itu ada 2 yaitu berkomunikasi langsung dan tidak langsung.
Komunikasi langsung terjadi apabila 2 orang berbincang-bincang berhadapan muka.
Sedangkan komunikasi tidak langsung terjadi apabila 2 orang berbincang-bincang
menggunakan alat perantara. Mari kita bahasa teknologi zaman sekarang ini.
Telegram ialah berita yang dikirim melalui telegraf. Kode-kode dan isyarat yang digunakan untuk mengirim pesan melalui telegraf disebut morse.
Telepon merupakan alat yang sering di gunakan manusia pada saat ini. Dengan mengetik nomor tujuan dalam waktu singkat kita dapat berkomunikasi dengan teman, sahabat, pacar, orang tua, dan keluarga yang di luar negeri.
HT (Handy Talkie), termasuk alat komunikasi menyerupai telepon genggam. Biasa digunakan polisi, tentara, satpam, pendaki gunung, dan tim SAR.
Televisi, Kita dapat melihat berbagai peristiwa yang terjadi di tempat yang jauh dari tempat tinggal kita melalui televisi.
Internet, zaman sekarang ada sebuah alat yang lebih canggih lagi. Alat komunikasi ini bernama Internet. Peralatan yang di gunakan untuk bisa menggunakan internet adalah komputer. Melalui internet itu kita bisa mencari teman, bisnis, mencari tempat tinggal seseorang, melihat keadaan di daerah lain, ngobrol bareng teman dan mengirim gambar.
Telegram ialah berita yang dikirim melalui telegraf. Kode-kode dan isyarat yang digunakan untuk mengirim pesan melalui telegraf disebut morse.
Telepon merupakan alat yang sering di gunakan manusia pada saat ini. Dengan mengetik nomor tujuan dalam waktu singkat kita dapat berkomunikasi dengan teman, sahabat, pacar, orang tua, dan keluarga yang di luar negeri.
HT (Handy Talkie), termasuk alat komunikasi menyerupai telepon genggam. Biasa digunakan polisi, tentara, satpam, pendaki gunung, dan tim SAR.
Televisi, Kita dapat melihat berbagai peristiwa yang terjadi di tempat yang jauh dari tempat tinggal kita melalui televisi.
Internet, zaman sekarang ada sebuah alat yang lebih canggih lagi. Alat komunikasi ini bernama Internet. Peralatan yang di gunakan untuk bisa menggunakan internet adalah komputer. Melalui internet itu kita bisa mencari teman, bisnis, mencari tempat tinggal seseorang, melihat keadaan di daerah lain, ngobrol bareng teman dan mengirim gambar.
Sumber:
http://ramadhanadhitya14.blogspot.co.id/2016/10/buatlah-perbandingan-antara.html
http://www.tugassekolah.com/2016/01/perbandingan-teknologi-komunikasi-masa-lalu-dan-masa-kini.html
Jumat, 07 Oktober 2016
Pengertian, Manfaat, Contoh dari Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Modern
PENGERTIAN
Sistem merupakan sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi
satu untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan Informasi merupakan merupakan
fakta/atau data yang diorganisasikan atau diolah secara tertentu sampai
mempunyai arti bagi si penerima. Dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi
merupakan sebuah kombinasi dari Teknologi Informasi dan aktivitas orang orang
yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi manajemen, dalam arti
luas Sistem Informasi merupakan interaksi antara orang, proses algoritmik,
data, dan teknologi.
Teknologi Informasi
merupakan sebuah istilah umum untuk teknologi apapun yang membantu manusia
untuk membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan, atau menyebarkan
informasi
Inovasi merupakan
sebuah proses atau hasil pengembangan dan pemanfaatan teknologi, pengetahuan,
keterampilan, dan pengalaman untuk memperbaiki atau menciptakan suatu produk,
proses, atau sistem baru yang memberikan nilai secara berarti atau signifikan.
Dapat disimpulkan
bahwa Inovasi Sistem Informasi & Teknologi Informasi Modern merupakan
sebuah pengembangan dan pemanfaatan teknologi yang membantu manusia dlam
operasi manajemen dan lain lain untuk terus berkembang pada setiap zamannya.
Inovasi inovasibaru selalu lahir atas perkembangan kinerja otak manusia yang
bekerja di bidang SI & TI.
Manfaat Inovasi Sistem
Informasi dan Contoh Inovasi Sistem Informasi
dari keterangan di atas
dapat kita ketahui bahwa manfaat dan contoh apa saja yang ada di kehidupan kita
1.
Dalam Sisi Bisnis
Penggunaan
ATM atau automated teller machine dalam perbankan
merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan
adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan yang melimpah melebihi
pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun.
Penekanan
utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching
costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau
pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi
penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh
perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan
sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan segan untuk
menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.
Mengapa ?
Mengapa ?
Karena
sebuah transaksi akan lebih cepat dengan ATM tanpa harus membuang waktu
contohnya jika anda ingin berbelanja atau jika ada perusahaan ingin
membeli saham dia tidak perlu berlama-lama melakukan transaksi tinggal
transfer uangnya.
Manfaat
Inovasi Sitem Informasi atau sistem informasi manajemen
Sebenarnya
banyak yang di untungkan dari adanya invoasi sitem informasi dalam hal
meningkatkan informasi hal yang di sampaikan mempercepat transaksi memudahkan
perusahaan untuk lebih berkompetitif menghasilkan ide baru dan meningkatkan
pengambilan keputusan.
CONTOH
·
Sosial Media
Sosial media sekarang ini penuh inovasi
setiap tahunnya. Mulai dari facebook, twitter, snapchat, instagram, dan
lain-lain. Ada yang berbasiskan video, gambar, bahkan tag lokasi. Dari awalnya
hanya update status, ganti profile picture. Seakarang semua bisa di update
melalui sosial media. Hal hal yang tidak kita mau lewati bisa kita post ke
sosial media
·
Teknologi Gaming
Untuk terciptanya alat gaming yang
stabil dan efektif terhadap si pengguna. Teknologi gaming semaking berkembang.
Contohnya Playstation Eye yang mendeteksi gerakan pemain, sama halnya seperti
kinect. Lalu ada juga motion gesture, seperti Nintendo Wii, dan yang terakhir
teknologi gaming yang terbaru itu ada virtual reality. Virtual reality
diharapkan kedepannya bisa membawa pemain merasakan masuk kedalam game.
·
Robot
Perkembangan teknologi robot sudah
sangat berkembang sekarang ini. Ditemukan oleh ilmuwan islam di timur tengah
pada abad ke 11 oleh Al jazari. Pada saat itu robot sangat sederhana. Seperti
halnya alat main musik. Sekarang robot sudah berkembang. Contohnya robot dari
negeri sakura jepang, Asimo merupakan robot humanoid yang dibuat oleh honda.
Asimo bisa mendeteksi gerakan, mengenal suara, dan lain lain. Hal tersebut
adalah bukti dari hasil inovasi inovasi sistem informasi & teknologi
modern.
Sumber: http://rivaiug.blogspot.co.id/2016/10/inovasi-sistem-informasi-teknologi_6.html
Sumber: http://rivaiug.blogspot.co.id/2016/10/inovasi-sistem-informasi-teknologi_6.html
Sabtu, 11 Juni 2016
Artikel Mengenai Puasa Ramadhan
Pengertian Puasa adalah menahan makan
dan minum yg dilakukan pada siang hari di Bulan Ramadhan dari waktu
Imsak sampai terbenamnya matahari. Hukum Puasa di Bulan Ramadhan sendiri
wajib bagi setiap pemeluk agama islam di seluruh dunia karena Berpuasa
di Bulan Ramadhan merupakan salah satu Rukun Islam yg harus dilakukan
oleh setiap insan muslim yg sudah baligh atau cukup umur dan sehat
secara jasmani maupun rohani.
Pertama: Makna Puasa
Puasa (الصوم) maknanya secara bahasa adalah menahan (الإمساك).[1]
Adapun maknanya secara istilah adalah,
هو التعبد لله تعالى بالإمساك بنية: عن الأكل، والشرب، وسائر المفطرات، من طلوع الفجر الثاني إلى غروب الشمس، من شخص مخصوص، بشروط مخصوصة
“Ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, dengan menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yang dilakukan oleh orang yang tertentu dengan syarat-syarat yang tertentu.” [Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 8]
Penjelasan Ringkas Makna Puasa:
1) Puasa adalah ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, yaitu niat karena Allah ta’ala dan niat jenis puasanya, apakah wajib, sunnah, dan lain-lain.
2) Menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, yaitu tidak melakukan pembatal-pembatal puasa tersebut, sebagaimana akan datang rinciannya insya Allah.
3) Sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yaitu sejak masuk waktu sholat Shubuh sampai masuk waktu sholat Maghrib.
4) Yang dilakukan oleh orang yang tertentu, yaitu muslim, baligh, berakal, mampu, muqim dan tidak memiliki penghalang-penghalang, sebagaimana akan datang penjelasannya lebih detail insya Allah.
5) Syarat-syarat yang tertentu, yaitu syarat-syarat puasa menurut syari’at yang insya Allah akan datang pembahasannya lebih terperinci.
Kedua: Hukum Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam dan hukumnya wajib berdasarkan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’ (kesepakatan seluruh ulama).[2] Allah ta’ala berfirman,
يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ * شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِى أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang telah ditentukan. Maka siapa di antara kamu yang sakit atau dalam perjalanan jauh (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang-orang yang berat menjalankannya (orang tua dan orang sakit yang tidak diharapkan lagi kesembuhannya, yang tidak mampu berpuasa, jika mereka tidak berpuasa) wajib membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin (untuk setiap satu hari puasa yang ditinggalkan). Barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” [Al-Baqoroh: 183-185]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ، شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ الله، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ
“Islam dibangun di atas lima rukun: Syahadat Laa ilaaha illallaah dan Muhammad Rasulullah, menegakkan sholat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan dan berhaji ke baitullah.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, dan lafaz ini milik Muslim]
Adapun ijma’, maka para ulama kaum muslimin seluruhnya telah sepakat atas wajibnya puasa Ramadhan, juga sepakat atas kafirnya orang yang mengingkari atau menentang kewajibannya, kecuali orang bodoh yang baru masuk Islam, maka ketika itu hendaklah ia diajari, apabila ia terus mengingkari atau menentang maka ia kafir dan wajib dihukum mati oleh pemerintah sebagai orang yang murtad, karena ia menolak satu kewajiban yang ditetapkan dengan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’, yang termasuk kategori ma’lum min-addin bid-daruroh (sesuatu yang diketahui sebagai bagian dari agama secara pasti).[3]
Sekilas Sejarah Tahapan Diwajibkannya Puasa
Puasa disyari’atkan pada tahun ke-2 Hijriyah, dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berpuasa sebanyak sembilan kali Ramadhan, adapun tahapan diwajibkannya:
Pertama: Diwajibkan pertama kali dalam bentuk boleh memilih, apakah berpuasa atau memberi makan setiap satu hari satu orang miskin, dan disertai motivasi untuk berpuasa.
Kedua: Diwajibkan berpuasa, dengan aturan bahwa apabila orang yang berpuasa tertidur sebelum berbuka maka haram atasnya berbuka sampai malam berikutnya.
Ketiga: Diwajibkan berpuasa, dimulai sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, inilah yang berlaku sampai hari kiamat.
Diantara hikmah pentahapan kewajibannya yang dimulai dari kebolehan memilih apakah mau berpuasa atau memberi makan setiap satu hari satu orang miskin adalah agar syari’at puasa lebih mudah diterima oleh jiwa manusia, maka pada akhirnya puasa diwajibkan, dan bagi yang tidak mampu boleh menggantinya dengan fidyah, yaitu memberi makan setiap satu hari yang ditinggalkan kepada satu orang miskin.[4] Insya Allah akan datang pembahasan tentang fidyah lebih detail.
Ketiga: Hikmah Puasa
Diantara hikmah dan manfaat ibadah puasa adalah:[5]
1) Puasa adalah sarana menggapai ketakwaan.
2) Puasa adalah sarana mensyukuri nikmat.
3) Puasa melatih diri untuk mengekang jiwa, melembutkan hati dan mengendalikan syahwat.
4) Puasa memfokuskan hati untuk berdzikir dan berfikir tentang keagungan dan kebesaran Allah.
5) Puasa menjadikan orang yang kaya semakin memahami besarnya nikmat Allah kepadanya
6) Puasa memunculkan sifat kasih sayang dan lemah lembut terhadap orang-orang miskin.
7) Puasa menyempitkan jalan peredaran setan dalam darah manusia.
8) Puasa melatih kesabaran dan meraih pahala kesabaran tersebut, karena dalam puasa terdapat tiga macam kesabaran sekaligus, yaitu sabar menghadapi kesulitan, sabar dalam menjalankan perintah Allah dan sabar dalam menjauhi larangan-Nya.
9) Puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan.
10) Hikmah puasa terbesar adalah penghambaan kepada Allah tabaraka wa ta’ala dan peneladanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
Keempat: Keutamaan Puasa
Diantara keutamaan ibadah puasa adalah:
1) Puasa adalah jalan meraih ketakwaan.
2) Puasa adalah sebab dosa-dosa diampuni, apabila dikerjakan berdasar iman, ikhlas serta meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
3) Pahala puasa melimpah ruah, apabila dilakukan sesuai dengan adab-adabnya.
4) Puasa adalah perisai dari perbuatan yang haram.
5) Puasa adalah perisai dari api neraka.
6) Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari aroma kasturi.
7) Meraih dua kebahagiaan dengan puasa, yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah tabaraka wa ta’ala.
8) Masuk surga dari pintu khusus yang bernama Ar-Royyan.
9) Berpuasa dan membaca Al-Qur’an adalah dua amalan yang akan memberi syafa’at bagi pemiliknya di hari kiamat.
10) Doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak.
Kelima: Dalil-dalil Keutamaan Puasa Ramadhan
Allah ta’ala berfirman,
يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [Al-Baqoroh: 183]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa sholat di malam lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَف الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan, satu kebaikan dibalas sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, sebab orang yang berpuasa itu telah meninggalkan syahwatnya dan makanannya karena Aku’. Dan bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu Rabb-Nya. Dan sungguh, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari aroma kasturi.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman: Puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya.” [HR. Ahmad dari Jabir radhiyallahu’anhu, Shahihul Jaami’: 4308]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
“Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang telah mampu hendaklah ia segera menikah, karena menikah itu akan lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu akan menjadi perisai baginya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ فِي الجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ القِيَامَةِ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟ فَيَقُومُونَ لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
“Sungguh di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar-Royyan, yang akan dimasuki di hari kiamat oleh orang-orang yang berpuasa, tidak ada seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka. Dikatakan (pada hari kiamat): Mana orang-orang yang berpuasa? Maka mereka pun bangkit (untuk masuk surga melalui pintu Ar-Royyan), tidak seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka, apabila mereka telah masuk pintu tersebut ditutup, maka tidak seorang pun yang bisa masuk darinya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Sahl bin Sa’ad As-Saa’idi radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، يَقُولُ الصِّيَامُ: أَيْ رَبِّ، مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، وَيَقُولُ الْقُرْآنُ: مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، قَالَ: فَيُشَفَّعَانِ
“Amalan puasa dan membaca Al-Qur’an akan memberi syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat. Amalan puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya. Dan amalan membaca Al-Qur’an berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafa’at.” [HR. Ahmad dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 1429]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ، دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Ada tiga doa yang tidak akan ditolak: Doa orang tua, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.” [HR. Al-Baihaqi dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 1797]
Untuk Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadhan
sebetulnya banyak sekali karena di Bulan Ramadhan merupakan bulan yg
penuh berkah, bulan yg penuh kemulian, bulan dimana pintu taubat dibuka
dan terdapat pahala yg begitu besar sehingga ada baiknya jika anda
menemui Bulan Ramadhan sering – sering lah mengerjakan Shalat Sunnah,
Shalat Tarawih, Mengerjakan Shalat Wajib 5 Waktu, Bersahur dan yg
terakhir membaca Al Qur’an karena Bulan Ramadhan waktu yg sangat tepat
untuk semakin mendekatkan diri kepada sang Kholik Alloh Swt.
Keutamaan Berpuasa dan
Keistimewaan Berpuasa di Bulan Ramadhan sudah banyak sekali dijelaskan
baik dimedia online maupun offline, banyak juga para Ustad mendakwahkan
beberapa Kelebihan Berpuasa Di Bulan Ramadhan. Memang
itu semuanya benar karena Alloh Swt dlm Firmannya dan Nabi Muhammad Saw
dlm Sabdanya sudah memberikan penjelasan tentang Manfaat Puasa Ramadhan.
Inilah beberapa Sabda Nabi Muhammad Saw tentang Manfaat Puasa di Bulan Ramadhan
yg bisa saya sampaikan kepada anda, Sabda Nabi yg berbunyi, ” Alloh
berfirman bahwa setiap amal anak adam adalah untuknya kecuali Puasa,
Puasa tersebut adlh untuk-ku dan aku akan membalaskan-nya. Puasa ialah
Perisai dan apabila salah dari kalian berpuasa maka janganlah berkata
kotor, jgn berteriiak – teriak. Jika ada seorang yg mencaci dan mengajak
berkelahi maka katakanlah bahwa saya sedang berpuasa.
Demi Dzat yg jiwa Nabi Muhammad berada
di tangan-nya sesesungguhnya bau mulut orang yg berpuasa lebih harum di
sisi Alloh pd hari kiamat daripada bau mastur dan bagi orang yg berpuasa
ada dua kegemberian, yg pertama ketika berbuka maka mereka bergemberi
dg buka-nya dan ketika bertemu Alloh Swt maka mereka bergemberi karena
puasa-nya (HR. Bukhari & Muslim) ”.
Pertama: Makna PuasaPuasa (الصوم) maknanya secara bahasa adalah menahan (الإمساك).[1]
Adapun maknanya secara istilah adalah,
هو التعبد لله تعالى بالإمساك بنية: عن الأكل، والشرب، وسائر المفطرات، من طلوع الفجر الثاني إلى غروب الشمس، من شخص مخصوص، بشروط مخصوصة
“Ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, dengan menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yang dilakukan oleh orang yang tertentu dengan syarat-syarat yang tertentu.” [Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 8]
Penjelasan Ringkas Makna Puasa:1) Puasa adalah ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, yaitu niat karena Allah ta’ala dan niat jenis puasanya, apakah wajib, sunnah, dan lain-lain.
2) Menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, yaitu tidak melakukan pembatal-pembatal puasa tersebut, sebagaimana akan datang rinciannya insya Allah.
3) Sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yaitu sejak masuk waktu sholat Shubuh sampai masuk waktu sholat Maghrib.
4) Yang dilakukan oleh orang yang tertentu, yaitu muslim, baligh, berakal, mampu, muqim dan tidak memiliki penghalang-penghalang, sebagaimana akan datang penjelasannya lebih detail insya Allah.
5) Syarat-syarat yang tertentu, yaitu syarat-syarat puasa menurut syari’at yang insya Allah akan datang pembahasannya lebih terperinci.
Kedua: Hukum Puasa RamadhanPuasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam dan hukumnya wajib berdasarkan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’ (kesepakatan seluruh ulama).[2] Allah ta’ala berfirman,
يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ * شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِى أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang telah ditentukan. Maka siapa di antara kamu yang sakit atau dalam perjalanan jauh (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang-orang yang berat menjalankannya (orang tua dan orang sakit yang tidak diharapkan lagi kesembuhannya, yang tidak mampu berpuasa, jika mereka tidak berpuasa) wajib membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin (untuk setiap satu hari puasa yang ditinggalkan). Barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” [Al-Baqoroh: 183-185]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ، شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ الله، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ
“Islam dibangun di atas lima rukun: Syahadat Laa ilaaha illallaah dan Muhammad Rasulullah, menegakkan sholat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan dan berhaji ke baitullah.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, dan lafaz ini milik Muslim]
Adapun ijma’, maka para ulama kaum muslimin seluruhnya telah sepakat atas wajibnya puasa Ramadhan, juga sepakat atas kafirnya orang yang mengingkari atau menentang kewajibannya, kecuali orang bodoh yang baru masuk Islam, maka ketika itu hendaklah ia diajari, apabila ia terus mengingkari atau menentang maka ia kafir dan wajib dihukum mati oleh pemerintah sebagai orang yang murtad, karena ia menolak satu kewajiban yang ditetapkan dengan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’, yang termasuk kategori ma’lum min-addin bid-daruroh (sesuatu yang diketahui sebagai bagian dari agama secara pasti).[3]
Sekilas Sejarah Tahapan Diwajibkannya PuasaPuasa disyari’atkan pada tahun ke-2 Hijriyah, dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berpuasa sebanyak sembilan kali Ramadhan, adapun tahapan diwajibkannya:
Pertama: Diwajibkan pertama kali dalam bentuk boleh memilih, apakah berpuasa atau memberi makan setiap satu hari satu orang miskin, dan disertai motivasi untuk berpuasa.
Kedua: Diwajibkan berpuasa, dengan aturan bahwa apabila orang yang berpuasa tertidur sebelum berbuka maka haram atasnya berbuka sampai malam berikutnya.
Ketiga: Diwajibkan berpuasa, dimulai sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, inilah yang berlaku sampai hari kiamat.
Diantara hikmah pentahapan kewajibannya yang dimulai dari kebolehan memilih apakah mau berpuasa atau memberi makan setiap satu hari satu orang miskin adalah agar syari’at puasa lebih mudah diterima oleh jiwa manusia, maka pada akhirnya puasa diwajibkan, dan bagi yang tidak mampu boleh menggantinya dengan fidyah, yaitu memberi makan setiap satu hari yang ditinggalkan kepada satu orang miskin.[4] Insya Allah akan datang pembahasan tentang fidyah lebih detail.
Ketiga: Hikmah PuasaDiantara hikmah dan manfaat ibadah puasa adalah:[5]
1) Puasa adalah sarana menggapai ketakwaan.
2) Puasa adalah sarana mensyukuri nikmat.
3) Puasa melatih diri untuk mengekang jiwa, melembutkan hati dan mengendalikan syahwat.
4) Puasa memfokuskan hati untuk berdzikir dan berfikir tentang keagungan dan kebesaran Allah.
5) Puasa menjadikan orang yang kaya semakin memahami besarnya nikmat Allah kepadanya
6) Puasa memunculkan sifat kasih sayang dan lemah lembut terhadap orang-orang miskin.
7) Puasa menyempitkan jalan peredaran setan dalam darah manusia.
8) Puasa melatih kesabaran dan meraih pahala kesabaran tersebut, karena dalam puasa terdapat tiga macam kesabaran sekaligus, yaitu sabar menghadapi kesulitan, sabar dalam menjalankan perintah Allah dan sabar dalam menjauhi larangan-Nya.
9) Puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan.
10) Hikmah puasa terbesar adalah penghambaan kepada Allah tabaraka wa ta’ala dan peneladanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
Keempat: Keutamaan PuasaDiantara keutamaan ibadah puasa adalah:
1) Puasa adalah jalan meraih ketakwaan.
2) Puasa adalah sebab dosa-dosa diampuni, apabila dikerjakan berdasar iman, ikhlas serta meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
3) Pahala puasa melimpah ruah, apabila dilakukan sesuai dengan adab-adabnya.
4) Puasa adalah perisai dari perbuatan yang haram.
5) Puasa adalah perisai dari api neraka.
6) Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari aroma kasturi.
7) Meraih dua kebahagiaan dengan puasa, yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah tabaraka wa ta’ala.
8) Masuk surga dari pintu khusus yang bernama Ar-Royyan.
9) Berpuasa dan membaca Al-Qur’an adalah dua amalan yang akan memberi syafa’at bagi pemiliknya di hari kiamat.
10) Doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak.
Kelima: Dalil-dalil Keutamaan Puasa RamadhanAllah ta’ala berfirman,
يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [Al-Baqoroh: 183]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa sholat di malam lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَف الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan, satu kebaikan dibalas sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, sebab orang yang berpuasa itu telah meninggalkan syahwatnya dan makanannya karena Aku’. Dan bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu Rabb-Nya. Dan sungguh, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari aroma kasturi.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman: Puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya.” [HR. Ahmad dari Jabir radhiyallahu’anhu, Shahihul Jaami’: 4308]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
“Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang telah mampu hendaklah ia segera menikah, karena menikah itu akan lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu akan menjadi perisai baginya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ فِي الجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ القِيَامَةِ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟ فَيَقُومُونَ لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
“Sungguh di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar-Royyan, yang akan dimasuki di hari kiamat oleh orang-orang yang berpuasa, tidak ada seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka. Dikatakan (pada hari kiamat): Mana orang-orang yang berpuasa? Maka mereka pun bangkit (untuk masuk surga melalui pintu Ar-Royyan), tidak seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka, apabila mereka telah masuk pintu tersebut ditutup, maka tidak seorang pun yang bisa masuk darinya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Sahl bin Sa’ad As-Saa’idi radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، يَقُولُ الصِّيَامُ: أَيْ رَبِّ، مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، وَيَقُولُ الْقُرْآنُ: مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، قَالَ: فَيُشَفَّعَانِ
“Amalan puasa dan membaca Al-Qur’an akan memberi syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat. Amalan puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya. Dan amalan membaca Al-Qur’an berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafa’at.” [HR. Ahmad dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 1429]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ، دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Ada tiga doa yang tidak akan ditolak: Doa orang tua, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.” [HR. Al-Baihaqi dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 1797]
Rabu, 08 Juni 2016
Fenomena Perubahan Kegemaran dan Cara Menyikapinya
Setelah tiga tahun yang lalu kita diramaikan dengan fenomena K-Pop di
Tanah Air, kini masyarakat kita pun terpana oleh pop kultur asal India.
Demam India terjadi di Tanah Air dan dialami oleh semua lapisan kalangan usia, status sosial, dan demografis (urban-rural). Setelah sukses tayang Mahabrata pada Maret lalu di ANTV, kini hampir semua stasiun televisi memiliki tayangan film serial India, seperti Naagin di MNC TV, Aladin di Trans TV, Mahadewa, The Adventures of Hatimdan Jodha Akbar di ANTV.
Bintang bintang film India pun jadi idola baru seperti Shaheer Sheikh, Rohit Bhardwaj, Saurav Gurjar, Vin Rana, Lavanya Bhardwaj, Aham Sharma, dan Arpit Ranka. Melihat fenomena demam India ini, saya bertanya-tanya ada apa dengan masyarakat kita? Mengapa mereka menyukai filmfilm India? Saya melihat munculnya fenomena ini tidak lepas dari preferensi hiburan konsumen kelas menengah.
Dengan tingkat pengetahuan dan koneksi sosial yang semakin luas, konsumsi hiburan (entertainment) mereka semakin mengglobal dan modern. BoomingK-Pop adalah fenomena gaya hiburan muda. Tak jauh beda, demam India pun digandrungi di berbagai kalangan usia, tapi lebih banyak perempuan muda
berikut adalah ciri-ciri masyarakat modern:
Demam India terjadi di Tanah Air dan dialami oleh semua lapisan kalangan usia, status sosial, dan demografis (urban-rural). Setelah sukses tayang Mahabrata pada Maret lalu di ANTV, kini hampir semua stasiun televisi memiliki tayangan film serial India, seperti Naagin di MNC TV, Aladin di Trans TV, Mahadewa, The Adventures of Hatimdan Jodha Akbar di ANTV.
Bintang bintang film India pun jadi idola baru seperti Shaheer Sheikh, Rohit Bhardwaj, Saurav Gurjar, Vin Rana, Lavanya Bhardwaj, Aham Sharma, dan Arpit Ranka. Melihat fenomena demam India ini, saya bertanya-tanya ada apa dengan masyarakat kita? Mengapa mereka menyukai filmfilm India? Saya melihat munculnya fenomena ini tidak lepas dari preferensi hiburan konsumen kelas menengah.
Dengan tingkat pengetahuan dan koneksi sosial yang semakin luas, konsumsi hiburan (entertainment) mereka semakin mengglobal dan modern. BoomingK-Pop adalah fenomena gaya hiburan muda. Tak jauh beda, demam India pun digandrungi di berbagai kalangan usia, tapi lebih banyak perempuan muda
Tipe – Tipe Masyarakat dalam Menyikapi Perubahan
a.Masyarakat Terbuka
Dalam menerima perubahan, pada masyarakat terbuka dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:
1.Masyarakat yang Menerima Perubahan dengan seleksi
Dalam tipe masyarakat yang demikian, perubahan yang ada disikapi
dengan sikap selektif. Artinya perubahan yang membawa dampak positif
bagi nilai-nilai di masyarakat tersebut akan diterima dengan tangan
terbuka, sebaliknya perubahan yang dapat menimbulkan rusaknya
norma-norma sosial yang telah ada ditolak keberadaannya. Masyarakat
seperti ini tergolong masyarakat modernberikut adalah ciri-ciri masyarakat modern:
1.Sikap hidup yang dapat menerima hal-hal baru dan terbuka untuk perubahan
2.Mempunyai keberanian untuk mengemukakan pendapat
3.Lebih mengutamakan masa kini, sangat menghargai waktu
4.Memiliki perencanaan dan pengorganisasian
5.Yakin pada IPTEK dari pada hal-hal gaib (mistik)
6.Penuh perhitungan dan percaya diri
7.Menghargai harkat hidup orang lain
8.Memiliki sikap keadilan dan pemerataan
2. Masyarakat yang Menerima Perubahan Tanpa Seleksi
Semua unsur-unsur yang masuk dalam suatu masyarakat dianggap baik dan lebih maju, sehingga perlu diikuti, terutama unsur-unsur budaya dari dunia barat. Hal ini karena perkembagan ilmu dan teknologi mereka demikian maju dan cepat perkembangannya.
Keadaan ini membuat sebagian masyarakat lupa bahwa tidak semua yang datang dari barat merupakan hal-hal yang modern. Proses menerima semua unsur-unsur barat tanpa seleksi disebut WESTERNISASI
Semua yang datang dari barat tidak dapat digolongkan modern. Pergaulan bebas, seks bebas, merupakan kerusakan moral dan tidak sesuai dengan nilai dan norma bangsa Indonesia.
Modern tidak sama denga westernisasi. Hal ini berarti tidak semua yang datang dari Barat itu modern. Westernisasi harus kita tolak. Kita bukan orang Barat, tapi orang Indonesia yang memiliki nilai-nilai budaya dan norma-norma sosial sendiri yang jauh lebih baik dari norma-norma sosial yang ada di Barat.
b. Masyarakat Tertutup
Masyarakat tertutup sulit menerima perubahan. Mereka bersifat bahwa perubahan akan menyebabkan hilangnya keaslian budayanya. Mereka menutup diri akan perubahan, adakalanya mereka menerima perubahan namun sifatnya terbatas bahkan ada yang tak mau menerimanya sama sekali. Mereka tak mau bergaul dengan masyarakat luar.
Masyarakat Papua, masih ada suku-suku yang hampir belum mengalami perubahan, kehidupan mengembara di hutan, mengumpulkan makanan berupa daun-daunan, berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain (nomaden) bahkan mereka belum menggunakan pakaian
Ciri – Ciri Masyarakat Tertutup
Kita telah belajar tentang perubahan sosial budaya dan globalisasi beserta dampak perubahan sosial budaya dan globalisasi. Perubahan sosial budaya pada masyarakat menimbulkan adanya perilaku positif dan negatif. Berikut ini beberapa contohnya
Orang yang percaya diri akan meniali dirinya secara jujur. Ia sadar akan semua aset berharga dalam dirinya dan selalu berusaha menemukan aset lain yang belum dikembangkan. Ia juga membuat analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunity, Threats atau kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman) dalam dirinya.
Hasil dari analisis ini digunakan untuk membuat dan menerapkan strategi pengembangan diri yang lebih realistis
2. Berpikir Rasional
Menurut Habermas, rasionalitas adalah kemampuan berpikir secara logis dan analitis. Berpikir secara analitis berarti berusaha menyelidiki suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Cara berpikir rasional merupakan cara berpikir dimana orang mempertimbangkan akal budinya dalam memutuskan sesuatu.
Orang seperti ini tak menerima begitu saja sebuah unsur baru. Ia akan selalu menyelidikinya dan mempertimbangkannya.
Orang seperti ini akan cenderung mudah menerima sesuatu yang masuk akal. Bila perubahan itu mengarah pada sesuatau yang baik, yang masuk akal ia akan menerima perubahan itu.
Bila perubahan itu tidak masuk akal, dan negatif ia akan dengan segera menolaknya
3. Terbuka Pada Inovasi
Orang yang terbuka pada inovasi akan cenderung dinamis dan mudah berubah. Karena ia senantiasa terdorong untuk lebih dalam mengetahui inovasi baru dan dengan segera mempelajarinya.
Semakin terbuka seseorang terhadap suatu inovasi, semakin besar pula perubahan yang mungkin terjadi
Semua unsur-unsur yang masuk dalam suatu masyarakat dianggap baik dan lebih maju, sehingga perlu diikuti, terutama unsur-unsur budaya dari dunia barat. Hal ini karena perkembagan ilmu dan teknologi mereka demikian maju dan cepat perkembangannya.
Keadaan ini membuat sebagian masyarakat lupa bahwa tidak semua yang datang dari barat merupakan hal-hal yang modern. Proses menerima semua unsur-unsur barat tanpa seleksi disebut WESTERNISASI
Semua yang datang dari barat tidak dapat digolongkan modern. Pergaulan bebas, seks bebas, merupakan kerusakan moral dan tidak sesuai dengan nilai dan norma bangsa Indonesia.
Modern tidak sama denga westernisasi. Hal ini berarti tidak semua yang datang dari Barat itu modern. Westernisasi harus kita tolak. Kita bukan orang Barat, tapi orang Indonesia yang memiliki nilai-nilai budaya dan norma-norma sosial sendiri yang jauh lebih baik dari norma-norma sosial yang ada di Barat.
b. Masyarakat Tertutup
Masyarakat tertutup sulit menerima perubahan. Mereka bersifat bahwa perubahan akan menyebabkan hilangnya keaslian budayanya. Mereka menutup diri akan perubahan, adakalanya mereka menerima perubahan namun sifatnya terbatas bahkan ada yang tak mau menerimanya sama sekali. Mereka tak mau bergaul dengan masyarakat luar.
Masyarakat Papua, masih ada suku-suku yang hampir belum mengalami perubahan, kehidupan mengembara di hutan, mengumpulkan makanan berupa daun-daunan, berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain (nomaden) bahkan mereka belum menggunakan pakaian
Ciri – Ciri Masyarakat Tertutup
1.Tak mau kehilangan budaya aslinya
2.Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat
3.Memiliki sifat etnosentrisme yang tinggi
4.Terlalu kuat memegang tradisi dan ideologi kelompok
5.Mobilitas sosial rendah
Perilaku Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial BudayaKita telah belajar tentang perubahan sosial budaya dan globalisasi beserta dampak perubahan sosial budaya dan globalisasi. Perubahan sosial budaya pada masyarakat menimbulkan adanya perilaku positif dan negatif. Berikut ini beberapa contohnya
A.Perilaku Positif Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya
1.Percaya Pada Diri Sendiri
Orang yang percaya diri tidak membiarkan kebiasaan lama, orang
lain, dan kondisi lingkungan mendikte nasibnya. Dia menunjukkan sikap
dan menentukan diri sendiri arah hidupnya. Ia tak pernah terkurung
adalam ketakutan, melainkan selalu berusaha melakukan tindakan
membangun. Orang seperti ini melihat perubahan sebagai sesuatau yang
wajar. Perubahan adalah tantangan dan kesempatan untuk berkembang. Ia
juga yakin bahwa ia dapat melewati setiap tantangan sebagai dampak dari
perubahan ituOrang yang percaya diri akan meniali dirinya secara jujur. Ia sadar akan semua aset berharga dalam dirinya dan selalu berusaha menemukan aset lain yang belum dikembangkan. Ia juga membuat analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunity, Threats atau kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman) dalam dirinya.
Hasil dari analisis ini digunakan untuk membuat dan menerapkan strategi pengembangan diri yang lebih realistis
2. Berpikir Rasional
Menurut Habermas, rasionalitas adalah kemampuan berpikir secara logis dan analitis. Berpikir secara analitis berarti berusaha menyelidiki suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Cara berpikir rasional merupakan cara berpikir dimana orang mempertimbangkan akal budinya dalam memutuskan sesuatu.
Orang seperti ini tak menerima begitu saja sebuah unsur baru. Ia akan selalu menyelidikinya dan mempertimbangkannya.
Orang seperti ini akan cenderung mudah menerima sesuatu yang masuk akal. Bila perubahan itu mengarah pada sesuatau yang baik, yang masuk akal ia akan menerima perubahan itu.
Bila perubahan itu tidak masuk akal, dan negatif ia akan dengan segera menolaknya
3. Terbuka Pada Inovasi
Orang yang terbuka pada inovasi akan cenderung dinamis dan mudah berubah. Karena ia senantiasa terdorong untuk lebih dalam mengetahui inovasi baru dan dengan segera mempelajarinya.
Semakin terbuka seseorang terhadap suatu inovasi, semakin besar pula perubahan yang mungkin terjadi
B. Perilaku Negatif Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya
1.Penyalahgunaan Teknologi
teknologi disisi lain dapat memudahkan dan membantu kehidupan
manusia jika digunakan secara bijaksana. Akan tetapi ketika teknologi
digunakan secara tidak bijaksana, akan menimbulkan dampak negatif.
Misalnya saja teknologi internet digunakan oleh sebagian orang untuk
pornografi dan melakukan kejahatan di dunia maya
2. Perilaku Kebarat-Baratan
Westernisasi adalah suatu asimilasi kebudayaan barat atau proses soosial yang memperkenalkan kebiasaan dan praktik-praktik peradaban Barat. Hal ini terjadi karena mereka menganggap semua yang dari Barat modern. Mereka bertingkah seperti orang Barat agar dianggap modern. Buktinya yaitu gaya hidup mereka yang ala barat, mulai dari cara berpakaian hingga pola makan.
Bila diamati, budaya Barat berpotensi mengubah cara berpikir, cara bekerja, dan cara hidup kita. Ketiga aspek ini tak semuanya negatif atau positif. Dari ketiga aspek itu, cara hidup lebih cepat berubah daripada cara berpikir ataupun cara bekerja. Tanpa sadar masyarakat membiarkan kebudayaan Baratmengubah pola hidup mereka. Gaya hidup masyarakat yang khas sudah mulai menghilang
3. Konsumerisme
Konsumerisme merupakan sikap atau perilaku suka membeli barang untuk mendapatkan prestise atau gengsi tertentu, tanpa memperhatikan kegunaanya. Perilaku seperti ini lebih mendahulukan pemenuhan keinginan dengan gaya hidup mewah daripada pemenuhan kebutuhan pokok.
Dampak Perilaku Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya
b. Disintegrasi Sosial
Disintegrasi sosial terjadi ketika unsur-unsur sosial yang berbeda yang ada dalam masyarakat tidak mampu menyesuaikan diri satu sama lain. Ketika unsur sosial yang satu memaksakan diri, maka unsur sosial yang lainnya akan memberontak atau melawan.
gejala disintegrasi sosial antara lain sebagai berikut:
Bangsa Indonesia sejak dulu merupakan bangsa yang terbuka terhadap budaya dari luar. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya asimilasi maupun akulturasi yang ada di Indonesia. Kebudayaan Betawi misalnya, merupakan asimilasi dari kebudayaan Indonesia, Melayu, Cina, Timur Tengah dan Eropa.
Antisipatif
Antisipatif adalah sikap tanggap terhadap sesuatu yang sedang dan akan terjadi. Setelah bersikap terbuka dengan perubahan yang terjadi, kita juga harus tanggap terhadap kemungkinan-kemungkinan dan fenomena yang terjadi
Selektif
Selektif memiliki dua makna, yang pertama melalui seleksi atau penyaringan, yang kedua mempunyai daya pilih.
Setelah mengetahui bahwa suatu perubahan sosial budaya memiliki pengaruh baik atau buruk, masyarakat kemudian melakukan proses seleksi yakni memilih pengaruh manakah yang memberikan manfaat besar bagi dirinya ataupun orang lain
Adaptif
Apabila seseorang telah memutuskan bahwa suatu kebudayaan telah membawa pengaruh positif bagi dirinya dan orang lain, ia akan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.
Dengan cara seperti itu, ia akan mudah mengikuti dan menyerap perubahan itu
Tidak Meninggalkan Kebudayaan Asli
Meski kita telah menerima kebudayaan dari luar, dan telah beradaptasi dengan kebudayaan tersebut. Hendaklah kebudayaan asli kita senantiasa kita jaga dan lestarikan agar jangan sampai hilang. Karena kebudayaan asli kita adalah suatu yang unik dan memiliki nilai yang tinggi
Sikap Negatif terhadap Pengaruh Perubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial budaya yang masuk dianggap akan merusak tatanan yang ada. Sikap tertutup dan curiga ini merupakan salah satu ciri masyarakat tradisional
Acuh tak Acuh dan Apatis
Sikap ini mirip dengan sikap tertutup. Hanya saja sikap ini memiliki perbedaan dengan sikap tertutup dalam hal merasakan perubahan yang datang. Sikap tertutup, masyarakatnya merasakan penuh pengaruh perubahan itu, akan tetapi sikap acuh tak acuh dan apatis ini masyarakat atau individu belum tentu merasakan pengaruh perubahan.
Pada sikap acuh tak acuh ini, masyarakat tak mau tahu dengan apa yang sedang terjadi, karena pengaruh yang ada tak berdampak apa-apa pada dirinya.
Tidak Selektif dan Tidak Berinisiatif
Tidak selektif berarti tak mampu memilah-milah pengaruh perubahan sosial budaya manakah yang bermanfaat atau tidak bagi dirinya.
Tidak inisiatif berarti tidak memiliki ide atau prakarsa untuk berbuat sesuatu. Segala sesuatunya ditentukan oleh pihak lain. Dalam menghadapi perubahan sosial budaya, orang yang punya inisiatif akan mudah diombang-ambingkan pengaruh dari luar dirinya
Westernisasi adalah suatu asimilasi kebudayaan barat atau proses soosial yang memperkenalkan kebiasaan dan praktik-praktik peradaban Barat. Hal ini terjadi karena mereka menganggap semua yang dari Barat modern. Mereka bertingkah seperti orang Barat agar dianggap modern. Buktinya yaitu gaya hidup mereka yang ala barat, mulai dari cara berpakaian hingga pola makan.
Bila diamati, budaya Barat berpotensi mengubah cara berpikir, cara bekerja, dan cara hidup kita. Ketiga aspek ini tak semuanya negatif atau positif. Dari ketiga aspek itu, cara hidup lebih cepat berubah daripada cara berpikir ataupun cara bekerja. Tanpa sadar masyarakat membiarkan kebudayaan Baratmengubah pola hidup mereka. Gaya hidup masyarakat yang khas sudah mulai menghilang
3. Konsumerisme
Konsumerisme merupakan sikap atau perilaku suka membeli barang untuk mendapatkan prestise atau gengsi tertentu, tanpa memperhatikan kegunaanya. Perilaku seperti ini lebih mendahulukan pemenuhan keinginan dengan gaya hidup mewah daripada pemenuhan kebutuhan pokok.
Dampak Perilaku Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya
a.Integrasi Sosial
Manusia atau masyarakat menemukan sistem nilai dan falsafah hidup
baru. Apabila hal ini terjai, maka unsur-unsur yang berbeda dapat saling
menyesuaikan, berarti yang terjadi adalah integrasi sosialb. Disintegrasi Sosial
Disintegrasi sosial terjadi ketika unsur-unsur sosial yang berbeda yang ada dalam masyarakat tidak mampu menyesuaikan diri satu sama lain. Ketika unsur sosial yang satu memaksakan diri, maka unsur sosial yang lainnya akan memberontak atau melawan.
gejala disintegrasi sosial antara lain sebagai berikut:
1.Tidak adanya persamaan pandangan mengenai tujuan semula yang ingin dicapai.
2.Norma-norma masyarakat mulai tidak berfungsi dengan baik sebagai alat pengendalian sosial demi mencapai tujuan bersama.
3.Terjadi pertentangan antarnorma-norma yang ada dalam masyarakat.
4.Sanksi yang diberikan kepad pelanggar norma tidak dilaksanakan secara konsekuen.
5.Tindakan-tindakan warga masyarakat tidaklagi sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
6.Terjadi proses-proses sosial yang bersifat disosiatif
Bentuk-Bentuk Disintegrasi Sosial
1.Aksi protes dan demonstrasi
2.Kriminalitas
3.Kenakalan remaja
4.Pelacuran
5.Pergolakan daerah
Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial Budaya
a.Sikap Positif terhadap Pengaruh Perubahan Sosial Budaya
1.Terbuka (Open Minded)
Masyarakat dapat bersikap terbuka pada perubahan sosial budaya.
Masyarakat akan memperhatikan sesuatu yang baru yang ada disekitar
mereka. Setelah itu mereka melakukan seleksi akan pengaruh tersebut.Bangsa Indonesia sejak dulu merupakan bangsa yang terbuka terhadap budaya dari luar. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya asimilasi maupun akulturasi yang ada di Indonesia. Kebudayaan Betawi misalnya, merupakan asimilasi dari kebudayaan Indonesia, Melayu, Cina, Timur Tengah dan Eropa.
Antisipatif
Antisipatif adalah sikap tanggap terhadap sesuatu yang sedang dan akan terjadi. Setelah bersikap terbuka dengan perubahan yang terjadi, kita juga harus tanggap terhadap kemungkinan-kemungkinan dan fenomena yang terjadi
Selektif
Selektif memiliki dua makna, yang pertama melalui seleksi atau penyaringan, yang kedua mempunyai daya pilih.
Setelah mengetahui bahwa suatu perubahan sosial budaya memiliki pengaruh baik atau buruk, masyarakat kemudian melakukan proses seleksi yakni memilih pengaruh manakah yang memberikan manfaat besar bagi dirinya ataupun orang lain
Adaptif
Apabila seseorang telah memutuskan bahwa suatu kebudayaan telah membawa pengaruh positif bagi dirinya dan orang lain, ia akan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.
Dengan cara seperti itu, ia akan mudah mengikuti dan menyerap perubahan itu
Tidak Meninggalkan Kebudayaan Asli
Meski kita telah menerima kebudayaan dari luar, dan telah beradaptasi dengan kebudayaan tersebut. Hendaklah kebudayaan asli kita senantiasa kita jaga dan lestarikan agar jangan sampai hilang. Karena kebudayaan asli kita adalah suatu yang unik dan memiliki nilai yang tinggi
Sikap Negatif terhadap Pengaruh Perubahan Sosial Budaya
1.Tertutup dan Curiga
Sikap tertutup biasanya dimiliki oleh masyarakat yang sudah
terlanjur menikmati dan tenang berada di dalam kebudayaannya yang mapan.
Mereka akan merasa tidak senang apabila ada pengaruh kebudayaan lain
yang mencoba masuk kedalamnya.Perubahan sosial budaya yang masuk dianggap akan merusak tatanan yang ada. Sikap tertutup dan curiga ini merupakan salah satu ciri masyarakat tradisional
Acuh tak Acuh dan Apatis
Sikap ini mirip dengan sikap tertutup. Hanya saja sikap ini memiliki perbedaan dengan sikap tertutup dalam hal merasakan perubahan yang datang. Sikap tertutup, masyarakatnya merasakan penuh pengaruh perubahan itu, akan tetapi sikap acuh tak acuh dan apatis ini masyarakat atau individu belum tentu merasakan pengaruh perubahan.
Pada sikap acuh tak acuh ini, masyarakat tak mau tahu dengan apa yang sedang terjadi, karena pengaruh yang ada tak berdampak apa-apa pada dirinya.
Tidak Selektif dan Tidak Berinisiatif
Tidak selektif berarti tak mampu memilah-milah pengaruh perubahan sosial budaya manakah yang bermanfaat atau tidak bagi dirinya.
Tidak inisiatif berarti tidak memiliki ide atau prakarsa untuk berbuat sesuatu. Segala sesuatunya ditentukan oleh pihak lain. Dalam menghadapi perubahan sosial budaya, orang yang punya inisiatif akan mudah diombang-ambingkan pengaruh dari luar dirinya
Tonggak - Tonggak Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia
Setiap Negara pasti memiliki landasan,
dasar, pondasi, dan atau pilar untuk membangun dan memperkokoh Negara tersebut,
termasuk Negara Indonesia. Pilar merupakan tiang penyangga suatu bangunan.
Pilar memiliki peran yang sangat sentral dan menentukan, karena bila pilar ini
tidak kokoh atau rapuh akan berakibat robohnya bangunan yang disangganya. Dalam
bahasa Jawa tiang penyangga bangunan atau rumah ini disebut ”soko”.
Untuk mencari landasan bagi
Negara kesatuan para founding fathers lebih mendasarkan diri pada pengalaman
sejarah bangsa sejak zaman penjajahan, waktu perjuangan kemerdekaan sampai
persiapan kemerdekaan bangsa Indonesia. Penjajah menerapkan
pendekatan devide et impera, atau pecah dan kuasai. Pendekatan tersebut
hanya mungkin dapat diatasi oleh persatuan dan kesatuan. Sejarah membuktikan
bahwa perjuangan melawan penjajah selalu dapat dipatahkan oleh penjajah dengan
memecah dan mengadu domba. Hal ini yang dipergunakan sebagai alasan dan dasar
dalam menentukan bentuk negara kesatuan.
Sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-citanya berjalan berabad-abad, dengan cara bermacam-macam dan bertahap. Karena sejarah perjuangan bangsa Indonesia sejak berabad-abad yang lalu itu panjang sekali, maka perlulah diterapkan tonggak-tonggak sejarah tersebut, yakni peristiwa-peristiwa yang menonjol, terutama dalam hubungannya dengan Pancasila.
Pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit itu dijadikan tonggak sejarah, karena pada waktu itu bangsa Indonesia telah memenuhi syarat-syarat sebagai bangsa yang mempunyai negara. Baik Sriwijaya atau Majapahit merupakan negara yang berdaulat, bersatu serta mempunyai wilayah yang meliputi seluruh Nusantara. Unsur-unsur Pancasila yakni: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan Sosial telah terdapat sebagai asas-asas yang menjiwai bangsa Indonesia, yang dihayati serta dilaksanakan pada waktu itu, hanya saja belum dirumuskan secara konkrit.
Pada masa penjajahan Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda, apa yang telah dimiliki oleh bangsa Indonesia pada zaman Sriwijaya dan Majapahit menjadi hilang. Kedaulatan Negara hilang, persatuan dihancurkan, kemakmuran lenyap, dan wilayah di injak-injak penjajah. Penjajahan bangsa Barat yang memusnahkan kemakmuran bangsa Indonesia itu tidak dibiarkan begitu saja oleh segenap bangsa Indonesia. Sejak Imperialis itu menjejakkan kakinya di Indonesia, di mana-mana bangsa Indonesia melawannya dengan semangat patriotik. Apabila diperhatikan, maka sebenarnya perlawanan terhadap penjajahan bangsa Barat itu terjadi di setiap daerah di Indonesia. Akan tetapi perlawanan itu terjadi sendiri-sendiri pada tiap-tiap daerah. Tidak adanya persatuan serta koordinasi perlawanan itu mengakibatkan tidak berhasilnya bangsa Indonesia menghalau kolonialis pada waktu itu.
Bangsa Indonesia mengubah cara-caranya di dalam melawan koloniais Belanda. Kegagalan-kegagalan perlawanan secara fisik yang tidak terkoordinir pada masa lampau mendorong pemimpin-pemimpin Indonesia menggunakan bentuk perlawanan yang lain. Bentuk perlawanan itu adalah dengan menyadarkan bangsa Indonesia akan pentingnya bernegara. Maka lahirlah pada waktu itu bermacam-macam organisasi politik di samping organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial yang dipelopori oleh Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908. Mereka yang tergabung dalam organisai-organisasi itu mulai merintis jalan baru ke arah tercapainya cita-cita perjuangan bangsa. Pada tanggal 28 Oktober 1982 pemuda-pemuda Indonesia mengumandangkan Sumpah Pemuda Indonesia yang berisi pengakuan akan adanya Bangsa, Tanah Air, dan Bahasa yang satu, yakni Indonesia. Dengan Sumpah Pemuda ini maka tegaslah apa yang di inginkan bangsa Indonesia adalah kemerdekaan.
Pada tanggal 8 Maret 1942 Jepang masuk ke Indonesia, meghalau penjahah Belanda. Pada waktu itu Jepang mengetahui apa yang di inginkan oleh bangsa Indonesia, yakni kemerdekaan. Untuk mendapatkan bantuan rakyat Indonesia, Jepang mempropagandakan bahwa kehadirannya di bumi Indonesia adalah justru untuk membebaskan bangsa Indonesia dari cengkraman penjajah Belanda. Untuk meyakinkan propagandanya Jepang memperbolehkan rakyat Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tetapi kenyataan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia pada waktu itu adalah bahwa sesungguhnya Jepang pun menjajah Indonesia. Oleh kenyataan itu rakyat Indonesia kecewa dan merasa di tipu oleh Jepang. Maka timbulah perlawanan-perlawanan terhadap Jepang. Perang Pasifik menunjukan tanda-tanda akan berakhir dengan kekalahan Jepang diman-mana. Untuk mendapatkan bantuan rakyat Indonesia, maka Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia.
Sebagai tindak lanjut dari janjinya, Jepang mengumumkan akan di bentuknya BPUPKI (Badan Persiapan Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Dengan dibentuknya BPUPKI ini bangsa Indonesia dapat secara legal mempersiapkan kemerdekaanya. Pada tanggal 29 Mei 1945, BPUPKI menyelenggarakan sidang pertamanya, Muh. Yamin mendapat giliran pertama untuk mengemukakan pidatonya yang berisi tentang lima asas dasar, yakni:
Pada tanggal 22 Juni 1945 sembilan tokoh nasional menyusun sebuah Piagam yang terkenal dengan nama Piagam Jakarta, yang di dalamnya terdapat perumusan dan sistematika Pancasila sebagai berikut.
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu. Pada saat itu terjadilah kekosongan kekuasaan Indonesia. Situasi kekosongan itu dimanfaatkan oleh pemimpin-pemimpin bangsa untuk mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Penyelenggaraan Proklamasi Kemerdekaan disiapkan oleh PPKI yang kita anggap mewakili bangsa Indnesia seluruhnya dan yang merupakan sebagai pembentuk Negara Republik Indonesia. Naskah Proklamasi Kemerdekaan itu ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia, bertanggal 17 Agustus 1945. Dari kenyataan sejarah itu dapatlah diketahui, bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari Jepang, melainkan sebagai suatu perjuangan dan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 itu telah melahirkan Negara Republik Indonesia.
PPKI mengadakan sidang pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengesahkan Undang-Undang Dasar Negara yang kini terkenal dengan sebutan UUD 1945. UUD 1945 yang telah disahkan itu terdiri dari dua bagian, yakni bagian Pembukaan dan bagian Batang Tubuh UUD yang berisi 37 pasal, 1 Aturan Peralihan terdiri atas 4 pasal, dan 1 Aturan tambahan terdiri dari 2 ayat. Di dalam bagian Pembukaan yang terdiri dari empat alinea itu, di dalam alinea ke empat tercantum perumusan Pancasila yang berbunyi sebagai berikut.
Demikian pula halnya dengan bangunan
Negara–bangsa, membutuhkan pilar atau soko guru yang merupakan tiang penyangga
yang kokoh agar rakyat yang mendiami akan merasa nyaman, aman, tenteram dan
sejahtera, terhindar dari segala macam gangguan dan bencana. Pilar bagi suatu
negara-bangsa berupa sistem keyakinan atau belief system,
atau philosophische grondslag, yang berisi konsep, prinsip dan nilai yang
dianut oleh rakyat Negara–bangsa yang bersangkutan yang diyakini memiliki
kekuatan untuk dipergunakan sebagai landasan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara.
Indonesia memiliki 4 pilar dalam berbangsa dan bernegara yang digagas oleh Bapak Taufik Kiemas. Pilar – pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keempat pilar ini tidak bisa dipisahkan dalam menjaga dan membangun keutuhan bangsa.
Indonesia memiliki 4 pilar dalam berbangsa dan bernegara yang digagas oleh Bapak Taufik Kiemas. Pilar – pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keempat pilar ini tidak bisa dipisahkan dalam menjaga dan membangun keutuhan bangsa.
PANCASILA
Pilar pertama bagi tegak kokoh
berdirinya negara-bangsa Indonesia adalah Pancasila. Pancasila adalah
ideologi dasar bagi negara Indonesia.Nama ini terdiri dari dua kata
dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti
prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa
dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lima sendi utama penyusun Pancasila
adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan
Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,
dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) undang undang dasar
1945
Meskipun terjadi perubahan
kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap
selama masa perumusan pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni
diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.
Dalam upaya merumuskan Pancasila
sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang
dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
yaitu :
Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato
pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar
sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri
Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang
dirumuskan itu berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan
yang telah lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam
memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.
Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan
pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian
dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila". Sukarno mengemukakan dasar-dasar
sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan,
dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan. Nama Pancasila itu diucapkan
oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu.
Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara
secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :
Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta
Charter) - tanggal 22 Juni 1945
Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar -
tanggal 18 Agustus 1945
Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik
Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949
Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar
Sementara - tanggal 15 Agustus 1945
Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh
Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Pancasila dinilai memenuhi syarat
sebagai pilar bagi negara-bangsa Indonesia yang pluralistik dan cukup luas dan
besar ini. Pancasila mampu mengakomodasi keanekaragaman yang terdapat dalam
kehidupan negara-bangsa Indonesia. Sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha
Esa, mengandung konsep dasar yang terdapat pada segala agama dan keyakinan yang
dipeluk atau dianut oleh rakyat Indonesia, merupakan common denominator dari
berbagai agama, sehingga dapat diterima semua agama dan keyakinan. Demikian
juga dengan sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab, merupakan
penghormatan terhadap hak asasi manusia. Manusia didudukkan sesuai dengan
harkat dan martabatnya, tidak hanya setara, tetapi juga secara adil dan
beradab. Pancasila menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, namun dalam
implementasinya dilaksanakan dengan bersendi pada hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan Sedang kehidupan berbangsa dan bernegara ini adalah
untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan untuk
kesejahteraan perorangan atau golongan. Nampak bahwa Pancasila sangat tepat
sebagai pilar bagi negara-bangsa yang pluralistik.
Pancasila sebagai salah satu pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki konsep, prinsip dan nilai yang merupakan kristalisasi dari belief system yang terdapat di seantero wilayah Indonesia, sehingga memberikan jaminan kokoh kuatnya Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai salah satu pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki konsep, prinsip dan nilai yang merupakan kristalisasi dari belief system yang terdapat di seantero wilayah Indonesia, sehingga memberikan jaminan kokoh kuatnya Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
UNDANG- UNDANG DASAR 1945
Pilar kedua kehidupan berbangsa
dan bernegara bagi bangsa Indonesia adalah Undang-Undang Dasar
1945. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, atau
disingkat UUD 1945 atau UUD '45, adalah hukum dasar
tertulis(basic law), konstitusi pemerintahan negara Republik
Indonesia saat ini.
UUD 1945 disahkan sebagai
undang-undang dasar negara oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945.
Sejak tanggal 27 Desember 1949, di Indonesia berlaku Konstitusi
RIS, dan sejak tanggal 17 Agustus 1950 di Indonesia
berlaku UUDS 1950.Dekrit Presiden 5 Juli 1959 kembali
memberlakukan UUD 1945, dengan dikukuhkan secara aklamasi oleh DPR pada
tanggal 22 Juli 1959.
Pada kurun waktu tahun 1999-2002,
UUD 1945 mengalami 4 kali perubahan (amandemen), yang mengubah susunan
lembaga-lembaga dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.
Dibuatnya pembukaan UUD 1945
pastinya mempunyai sebuah tujuan. Tujuannya agar masyarakat indonesia
mendapatkan keadilan dan kemakmuran baik secara materi maupun spiritual. Jika
diperhatikan, tujuan bangsa indonesia yang tercantum dalam UUD 1945 mencakup 3
hal, antara lain :
·
Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia
·
Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan
kehidupan bangsa.
·
Ikut melaksanakan ketertiban dunia.
Dari poin-poin diatas kita dapat
menyimpulkan bahwa negaraIndonesia melindungi negara dan seluruh warga Negara
Indonesia yang berada di dalam maupun di luar negeri. Selain itu negara kita
menginginkan situas idan kondisi rakyat yang bahagia, makmur, adil, sentosa.
Sedangkan jika berdasarkan
susunan Pembukaan`UUD 1945, maka dapat dibedakan empat macam tujuan sebagaimana
terkandung dalam empat alenia dalam Pembukaan UUD 1945, sebagai berikut :
Alinea
I, untuk mempertanggungjawabkan bahwa pernyataan kemerdekaan sudah selayaknya,
karena berdasarkan atas hak kodrat yang bersifat mutlak dari moral bangsa
Indonesia untuk merdeka.
Alinea
II, untuk menetapkan cita-cita bangsa Indonesia yang ingin dicapai dengan
kemerdekaan yaitu terpeliharanya secara sunguh-sungguh kemerdekaan dan
kedaulatan negara, kesatuan bangsa, negara dan daerah atas keadilan hukum dan
moral, bagi diri sendiri dan pihak lain serta kemakmuran bersama yang
berkeadilan.
Alinea
III, untuk menegaskan bahwa proklamasi kemerdekaan menjadi permulaan dan dasar
hidup kebangsaan dan kenegaraan bagi seluruh warga Indonesia yang luhur dan
sucidalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Alinea
IV, untuk melaksanakan segala sesuatu itu dalam perwujudan dasar-dasar tertentu
yang tercantum dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945, sebagai ketentuan pedoman dan
pegangan yang tetap dan praktis yaitu dalam realisasi hidup bersama dalam suatu
negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
BHINEKA TUNGGAL
IKA
Sesanti atau semboyan Bhinneka Tunggal
Ika diungkapkan pertama kali oleh mPu Tantular, pujangga agung kerajaan
Majapahit yang hidup pada masa pemerintahan Raja Hayamwuruk, di abad ke -14
(1350-1389). Sesanti tersebut terdapat dalam karyanya; kakawin Sutasoma yang
berbunyi “Bhinna ika tunggal ika, tan hana dharma mangrwa”, yang
artinya “Berbeda-beda itu, satu itu, tak ada pengabdian yang mendua.” Semboyan
yang kemudian dijadikan prinsip dalam kehidupan dalam pemerintahan kerajaan
Majapahit itu untuk mengantisipasi adanya keaneka – ragaman agama yang dipeluk
oleh rakyat Majapahit pada waktu itu. Meskipun mereka berbeda agama tetapi
mereka tetap satu dalam pengabdian.
Pada tahun 1951, sekitar 600 tahun setelah pertama kali semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang diungkap oleh mPu Tantular, ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai semboyan resmi Negara Republik Indonesia dengan Peraturan Pemerintah No.66 tahun 1951. Peraturan Pemerintah tersebut menentukan bahwa sejak 17 Agustus 1950, Bhinneka Tunggal Ika ditetapkan sebagai seboyan yang terdapat dalam Lambang Negara Republik Indonesia, “Garuda Pancasila.” Kata “bhinna ika,” kemudian dirangkai menjadi satu kata “bhinneka”. Pada perubahan UUD 1945 yang kedua, Bhinneka Tunggal Ika dikukuhkan sebagai semboyan resmi yang terdapat dalam Lambang Negara, dan tercantum dalam pasal 36a UUD 1945.
Pada tahun 1951, sekitar 600 tahun setelah pertama kali semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang diungkap oleh mPu Tantular, ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai semboyan resmi Negara Republik Indonesia dengan Peraturan Pemerintah No.66 tahun 1951. Peraturan Pemerintah tersebut menentukan bahwa sejak 17 Agustus 1950, Bhinneka Tunggal Ika ditetapkan sebagai seboyan yang terdapat dalam Lambang Negara Republik Indonesia, “Garuda Pancasila.” Kata “bhinna ika,” kemudian dirangkai menjadi satu kata “bhinneka”. Pada perubahan UUD 1945 yang kedua, Bhinneka Tunggal Ika dikukuhkan sebagai semboyan resmi yang terdapat dalam Lambang Negara, dan tercantum dalam pasal 36a UUD 1945.
Semboyan Bhinneka
Tunggal Ika yang mengacu pada bahasa Sanskrit, hampir sama dengan semboyan e
Pluribus Unum, semboyan Bangsa Amerika Serikat yang maknanya diversity in
unity, perbedaan dalam kesatuan. Semboyan tersebut terungkap di abad ke XVIII,
sekitar empat abad setelah mpu Tantular mengemukakan semboyan Bhinneka Tunggal
Ika. Sangat mungkin tidak ada hubungannya, namun yang jelas konsep
keanekaragaman dalam kesatuan telah diungkap oleh mPu Tantular lebih dahulu.
NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI)
Menurut C.F. Strong negara
kesatuan ialah bentuk negara di mana wewenang legislatif tertinggi dipusatkan
dalam satu badan legislatif nasional/pusat. Kekuasaan terletak pada pemerintah
pusat dan tidak pada pemerintah daerah. Pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk
menyerahkan sebagian sepenuhnya terletak pada pemerintah pusat. Dengan
demikian maka kedaulatannya tidak terbagi.
Apabila ditinjau dari sudut hukum
tata negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lahir pada tanggal 17
Agustus 1945 belum sempurna sebagai negara, mengingat saat itu Negara Kesatuan
Republik Indonesia baru sebagian memiliki unsur konstitutif berdirinya negara.
Untuk itu PPKI dalam sidangnya tanggal 18 Agustus 1945 telah melengkapi
persyaratan berdirinya negara yaitu berupa pemerintah yang berdaulat dengan
mengangkat Presiden dan Wakil Presiden, sehingga PPKI disebut sebagai pembentuk
negara. Disamping itu PPKI juga telah menetapkan UUD 1945, dasar negara dan
tujuan negara.
Para pendiri bangsa (the founding fathers) sepakat memilih bentuk negara kesatuan karena bentuk negara kesatuan itu dipandang paling cocok bagi bangsa Indonesia yang memiliki berbagai keanekaragaman, untuk mewujudkan paham negara integralistik (persatuan) yaitu negara hendak mengatasi segala paham individu atau golongan dan negara mengutamakan kepentingan umum.
Para pendiri bangsa (the founding fathers) sepakat memilih bentuk negara kesatuan karena bentuk negara kesatuan itu dipandang paling cocok bagi bangsa Indonesia yang memiliki berbagai keanekaragaman, untuk mewujudkan paham negara integralistik (persatuan) yaitu negara hendak mengatasi segala paham individu atau golongan dan negara mengutamakan kepentingan umum.
Negara Kesatuan Republik
Indonesia adalah negara yang dibentuk berdasarkan semangat kebangsaan
(nasionlisme) oleh bangsa Indonesia yang bertujuan melindungi segenap bangsa
dan seluruh tampah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan
kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Bentuk Negara Kesatuan adalah
ketentuan yang diambil oleh para founding fathers pada tahun 1945 berdasarkan
berbagai pertimbangan dan hasil pembahasan yang cukup mendalam. Namun dalam
perjalanan sejarah bangsa Indonesia pernah juga menerapkan bentuk negara
federal sebagai akibat atau konsekuensi hasil konferensi meja bundar di Negeri
Belanda pada tahun 1949. Namun penerapan pemerintah federal ini hanya
berlangsung sekitar 7 bulan untuk kemudian kembali menjadi bentuk Negara
kesatuan.
Sejak itu Negara Replublik
Indonesia berbentuk kesatuan sampai dewasa ini, meskipun wacana mengenai negara
federal masih sering timbul pada permukaan, utamanya setelah Negara-bangsa
Indonesia memasuki era reformasi. Namun nampaknya telah disepakati oleh segala
pihak bahwa bentuk negara kesatuan merupakan pilihan final bangsa.
Untuk dapat memahami bagaimana
pendapat para founding fathers tentang negara kesatuan ini ada baiknya kita
sampaikan beberapa pendapat anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia.
Sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-citanya berjalan berabad-abad, dengan cara bermacam-macam dan bertahap. Karena sejarah perjuangan bangsa Indonesia sejak berabad-abad yang lalu itu panjang sekali, maka perlulah diterapkan tonggak-tonggak sejarah tersebut, yakni peristiwa-peristiwa yang menonjol, terutama dalam hubungannya dengan Pancasila.
Pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit itu dijadikan tonggak sejarah, karena pada waktu itu bangsa Indonesia telah memenuhi syarat-syarat sebagai bangsa yang mempunyai negara. Baik Sriwijaya atau Majapahit merupakan negara yang berdaulat, bersatu serta mempunyai wilayah yang meliputi seluruh Nusantara. Unsur-unsur Pancasila yakni: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan Sosial telah terdapat sebagai asas-asas yang menjiwai bangsa Indonesia, yang dihayati serta dilaksanakan pada waktu itu, hanya saja belum dirumuskan secara konkrit.
Pada masa penjajahan Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda, apa yang telah dimiliki oleh bangsa Indonesia pada zaman Sriwijaya dan Majapahit menjadi hilang. Kedaulatan Negara hilang, persatuan dihancurkan, kemakmuran lenyap, dan wilayah di injak-injak penjajah. Penjajahan bangsa Barat yang memusnahkan kemakmuran bangsa Indonesia itu tidak dibiarkan begitu saja oleh segenap bangsa Indonesia. Sejak Imperialis itu menjejakkan kakinya di Indonesia, di mana-mana bangsa Indonesia melawannya dengan semangat patriotik. Apabila diperhatikan, maka sebenarnya perlawanan terhadap penjajahan bangsa Barat itu terjadi di setiap daerah di Indonesia. Akan tetapi perlawanan itu terjadi sendiri-sendiri pada tiap-tiap daerah. Tidak adanya persatuan serta koordinasi perlawanan itu mengakibatkan tidak berhasilnya bangsa Indonesia menghalau kolonialis pada waktu itu.
Bangsa Indonesia mengubah cara-caranya di dalam melawan koloniais Belanda. Kegagalan-kegagalan perlawanan secara fisik yang tidak terkoordinir pada masa lampau mendorong pemimpin-pemimpin Indonesia menggunakan bentuk perlawanan yang lain. Bentuk perlawanan itu adalah dengan menyadarkan bangsa Indonesia akan pentingnya bernegara. Maka lahirlah pada waktu itu bermacam-macam organisasi politik di samping organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial yang dipelopori oleh Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908. Mereka yang tergabung dalam organisai-organisasi itu mulai merintis jalan baru ke arah tercapainya cita-cita perjuangan bangsa. Pada tanggal 28 Oktober 1982 pemuda-pemuda Indonesia mengumandangkan Sumpah Pemuda Indonesia yang berisi pengakuan akan adanya Bangsa, Tanah Air, dan Bahasa yang satu, yakni Indonesia. Dengan Sumpah Pemuda ini maka tegaslah apa yang di inginkan bangsa Indonesia adalah kemerdekaan.
Pada tanggal 8 Maret 1942 Jepang masuk ke Indonesia, meghalau penjahah Belanda. Pada waktu itu Jepang mengetahui apa yang di inginkan oleh bangsa Indonesia, yakni kemerdekaan. Untuk mendapatkan bantuan rakyat Indonesia, Jepang mempropagandakan bahwa kehadirannya di bumi Indonesia adalah justru untuk membebaskan bangsa Indonesia dari cengkraman penjajah Belanda. Untuk meyakinkan propagandanya Jepang memperbolehkan rakyat Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tetapi kenyataan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia pada waktu itu adalah bahwa sesungguhnya Jepang pun menjajah Indonesia. Oleh kenyataan itu rakyat Indonesia kecewa dan merasa di tipu oleh Jepang. Maka timbulah perlawanan-perlawanan terhadap Jepang. Perang Pasifik menunjukan tanda-tanda akan berakhir dengan kekalahan Jepang diman-mana. Untuk mendapatkan bantuan rakyat Indonesia, maka Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia.
Sebagai tindak lanjut dari janjinya, Jepang mengumumkan akan di bentuknya BPUPKI (Badan Persiapan Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Dengan dibentuknya BPUPKI ini bangsa Indonesia dapat secara legal mempersiapkan kemerdekaanya. Pada tanggal 29 Mei 1945, BPUPKI menyelenggarakan sidang pertamanya, Muh. Yamin mendapat giliran pertama untuk mengemukakan pidatonya yang berisi tentang lima asas dasar, yakni:
- Peri Kebangsaan
- Peri Kemanusiaan
- Peri Ketuhanan
- Peri Kerakyatan
- Kesejahteraan Rakyat
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Kebangsaan Persatuan Indonesia
- Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab
- Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarahan pewakilan
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
- Kebangsaan Indonesia
- Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
- Mufakat atau Demokrasi
- Kesejahteraan Sosial
- Ketuhanan yang berkebudayaan
Pada tanggal 22 Juni 1945 sembilan tokoh nasional menyusun sebuah Piagam yang terkenal dengan nama Piagam Jakarta, yang di dalamnya terdapat perumusan dan sistematika Pancasila sebagai berikut.
- Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
- Kemanusiaan yang adil dan beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarahan pewakilan
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu. Pada saat itu terjadilah kekosongan kekuasaan Indonesia. Situasi kekosongan itu dimanfaatkan oleh pemimpin-pemimpin bangsa untuk mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Penyelenggaraan Proklamasi Kemerdekaan disiapkan oleh PPKI yang kita anggap mewakili bangsa Indnesia seluruhnya dan yang merupakan sebagai pembentuk Negara Republik Indonesia. Naskah Proklamasi Kemerdekaan itu ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia, bertanggal 17 Agustus 1945. Dari kenyataan sejarah itu dapatlah diketahui, bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari Jepang, melainkan sebagai suatu perjuangan dan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 itu telah melahirkan Negara Republik Indonesia.
PPKI mengadakan sidang pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengesahkan Undang-Undang Dasar Negara yang kini terkenal dengan sebutan UUD 1945. UUD 1945 yang telah disahkan itu terdiri dari dua bagian, yakni bagian Pembukaan dan bagian Batang Tubuh UUD yang berisi 37 pasal, 1 Aturan Peralihan terdiri atas 4 pasal, dan 1 Aturan tambahan terdiri dari 2 ayat. Di dalam bagian Pembukaan yang terdiri dari empat alinea itu, di dalam alinea ke empat tercantum perumusan Pancasila yang berbunyi sebagai berikut.
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Kemanusiaan yang adil dan beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarahan/pewakilan
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Kamis, 21 April 2016
Definisi Cinta
Apa
itu Cinta?
Cinta
menurut saya ketika kita menaruh perasaan dihati untuk seseorang yang dituju.
Cinta itu bisa kita rasakan sejak lahir, ketika lahir dimuka bumi ada sesosok
ayah dan ibu yang mencintai kita dan menyanyangi kita. Dan setelah kita
bertambah umur dan beranjak dewasa kita pun mulai merasakan mecintai dan
menyayangi seseorang. Contoh kecil dari mencintai dari lingkungan terdekat kita
yaitu mencintai ayah, ibu, dan saudara-saudara kita. Terkadang cinta itu
membuat kita tertawa bahagia bahkan juga cinta itu bisa membuat kita bersedih.
Cinta itu adalah hal yang sulit ditebak dan sulit untuk diungkapan kata-kata.
Ketika saya beranjak dewasa saya pun mulai merasakan cinta kepada seorang bukan
lagi hanya kepada keluarga. Ketika saya duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama
(SMP) tepatnya kelas 1 pada saat itu awal mula saya mengenal cinta kepada lawan
jenis, walaupun pada umur segitu kita masih bilangnya masih cinta monyet atau
hanya cinta mainan belaka. Awalnya saya tidak mempunyai perasaan kepada
seseorang itu, tetapi seiring berjalannya waktu saya pun mulai merasakan cinta
kepada perempuan itu. Entah kenapa saya bisa merasakan cinta kepada perempuan
itu, mungkin dikarenakan kita saling mengenal satu sama lain dan kita saling
mengisi satu sama lain dengan memberikan perhatian. Dan akhirnya kita mempunyai
perasaan yang sama, dan sampai akhirnya kita menjalin suatu hubungan yaitu
berpacaran. Setelah berjalan waktu selama pacaran itu kita lebih saling
mengenal lagi satu sama lain, tertawa bersama, suka duka kita jalani bersama.
Dan pada sampai akhirnya kita menjalani hubungan kurang lebih 7 bulan lamanya,
entah kenapa salah satu diantara kita menyudahi hubungan ini. Ya namanya aja
hanya cinta monyet atau cinta main-main. Itulah awalnya ketika saya merasakan
cinta kepada seseorang perempuan.
Dan
seiring berjalannya waktu dan bertambahnya umur saya, saya sudah banyak
merasakan cinta kepada seseorang perempuan. Dan sampaia akhirnya saya beraumur
17 tahun, mungkin diusia itu sudah bisa dikatakan dewasa dan saya pun mulai merubah
pola pikir saya untuk mencintai seseorang supaya tidak hanya untuk main main
saja melainkan mencintai seseorang perempuan dengan ketulusan hati. Ketika saya
memulai untuk mencintai seseorang perempuan dengan serius dan ketulusan hati
ada seseorang perempuan yang membuat hati saya berdetak dan menaruh perasaan
saya kepada dia. Dia adalah seorang senior saya ketika saya menduduki Sekolah
Menengah Atas (SMA) dia sosok orang yang lucu, asik, baik hati, dan lain-lain
hehehe. Maka dari itu saya mulai mengenal dia dan mulai mendekati dia sampai
akhirnya kita mempunyai perasaan cinta yang sama sampai saatnya kita menjalani
suatu hubungan pacaran. Ketika saya mnejalani hubungan bersama dia merasakan
sesuatu yang beda dari hubungan yang sebelumnya. Dia selalu mengisi hari-hari
saya yang kosong dan selalu bahagia bersama dan mengalami suka duka bersama.
Dan yang lain dari hubungan yang lainnya, keluarga kita udah sangat saling
mengenal. Saya mengenali dia kepada keluarga saya, begitu juga dia mengenali
saya kepada keluarganya. Saya menjalani hubungan bersama dia ada sekitar 1
tahun 9 bulan dan saya pun beranggapan hubungan saya tidak akan berakhir
dikarenakan sudah saling mengenal satu sama lain dari sisi keluarga maupun dari
sisi keduanya. Dan pada saatnya suatu masalah pun muncul dan membuat hubungan
kita berakhir sudah cukup sampai disini. Namun, walaupun hubungan kita berdua
berakhir tetapi komunikasi kita berdua tidak pernah berakhir cukup sampai
disini. Dan pada akhirnya selang sekitar 5-7 bulan dia pun mempunyai tambatan
hati yang baru yang mengisi kekosongan hatinya.
Dan
pada intinya itu adalah cinta itu sesuatu yang tidak bisa kita katakan dan
ucapkan dengan kata kata bahkan perbuatan. Tetapi cinta itu adalah sebuah
ketulusan hati dimana perasaan kita yang akan mengungkapan sendiri apa itu
cinta sebenarnya. Dan pada hakikatnya cinta itu bukan sesuatu yang harus
memiliki. Tanpa kita harus memiliki seseorang yang kita cintai, perasaan pun
mengalir begitu saja tanpa kita harus memiliki orang tersebut melalui berbagai
macam cara yang ada.
Langganan:
Postingan (Atom)