Kamis, 21 April 2016

Definisi Cinta



Apa itu Cinta?

Cinta menurut saya ketika kita menaruh perasaan dihati untuk seseorang yang dituju. Cinta itu bisa kita rasakan sejak lahir, ketika lahir dimuka bumi ada sesosok ayah dan ibu yang mencintai kita dan menyanyangi kita. Dan setelah kita bertambah umur dan beranjak dewasa kita pun mulai merasakan mecintai dan menyayangi seseorang. Contoh kecil dari mencintai dari lingkungan terdekat kita yaitu mencintai ayah, ibu, dan saudara-saudara kita. Terkadang cinta itu membuat kita tertawa bahagia bahkan juga cinta itu bisa membuat kita bersedih. Cinta itu adalah hal yang sulit ditebak dan sulit untuk diungkapan kata-kata. Ketika saya beranjak dewasa saya pun mulai merasakan cinta kepada seorang bukan lagi hanya kepada keluarga. Ketika saya duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) tepatnya kelas 1 pada saat itu awal mula saya mengenal cinta kepada lawan jenis, walaupun pada umur segitu kita masih bilangnya masih cinta monyet atau hanya cinta mainan belaka. Awalnya saya tidak mempunyai perasaan kepada seseorang itu, tetapi seiring berjalannya waktu saya pun mulai merasakan cinta kepada perempuan itu. Entah kenapa saya bisa merasakan cinta kepada perempuan itu, mungkin dikarenakan kita saling mengenal satu sama lain dan kita saling mengisi satu sama lain dengan memberikan perhatian. Dan akhirnya kita mempunyai perasaan yang sama, dan sampai akhirnya kita menjalin suatu hubungan yaitu berpacaran. Setelah berjalan waktu selama pacaran itu kita lebih saling mengenal lagi satu sama lain, tertawa bersama, suka duka kita jalani bersama. Dan pada sampai akhirnya kita menjalani hubungan kurang lebih 7 bulan lamanya, entah kenapa salah satu diantara kita menyudahi hubungan ini. Ya namanya aja hanya cinta monyet atau cinta main-main. Itulah awalnya ketika saya merasakan cinta kepada seseorang perempuan.
Dan seiring berjalannya waktu dan bertambahnya umur saya, saya sudah banyak merasakan cinta kepada seseorang perempuan. Dan sampaia akhirnya saya beraumur 17 tahun, mungkin diusia itu sudah bisa dikatakan dewasa dan saya pun mulai merubah pola pikir saya untuk mencintai seseorang supaya tidak hanya untuk main main saja melainkan mencintai seseorang perempuan dengan ketulusan hati. Ketika saya memulai untuk mencintai seseorang perempuan dengan serius dan ketulusan hati ada seseorang perempuan yang membuat hati saya berdetak dan menaruh perasaan saya kepada dia. Dia adalah seorang senior saya ketika saya menduduki Sekolah Menengah Atas (SMA) dia sosok orang yang lucu, asik, baik hati, dan lain-lain hehehe. Maka dari itu saya mulai mengenal dia dan mulai mendekati dia sampai akhirnya kita mempunyai perasaan cinta yang sama sampai saatnya kita menjalani suatu hubungan pacaran. Ketika saya mnejalani hubungan bersama dia merasakan sesuatu yang beda dari hubungan yang sebelumnya. Dia selalu mengisi hari-hari saya yang kosong dan selalu bahagia bersama dan mengalami suka duka bersama. Dan yang lain dari hubungan yang lainnya, keluarga kita udah sangat saling mengenal. Saya mengenali dia kepada keluarga saya, begitu juga dia mengenali saya kepada keluarganya. Saya menjalani hubungan bersama dia ada sekitar 1 tahun 9 bulan dan saya pun beranggapan hubungan saya tidak akan berakhir dikarenakan sudah saling mengenal satu sama lain dari sisi keluarga maupun dari sisi keduanya. Dan pada saatnya suatu masalah pun muncul dan membuat hubungan kita berakhir sudah cukup sampai disini. Namun, walaupun hubungan kita berdua berakhir tetapi komunikasi kita berdua tidak pernah berakhir cukup sampai disini. Dan pada akhirnya selang sekitar 5-7 bulan dia pun mempunyai tambatan hati yang baru yang mengisi kekosongan hatinya.
Dan pada intinya itu adalah cinta itu sesuatu yang tidak bisa kita katakan dan ucapkan dengan kata kata bahkan perbuatan. Tetapi cinta itu adalah sebuah ketulusan hati dimana perasaan kita yang akan mengungkapan sendiri apa itu cinta sebenarnya. Dan pada hakikatnya cinta itu bukan sesuatu yang harus memiliki. Tanpa kita harus memiliki seseorang yang kita cintai, perasaan pun mengalir begitu saja tanpa kita harus memiliki orang tersebut melalui berbagai macam cara yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar