adapun kegunaan dari use case tersebut dijelaskan dibawah ini :
System Startup :
Sistem akan dihidupkan ketika operator mengarahkan switch ke posisi "on" pada mesin atm dan operator
akan memasukkan jumlah uang yang tersedia pada brankas atm sehingga mesin atm sudah terkoneksi ke bank
dan nasabah sudah dapat memakai mesin Atm.
System Shutdown :
Sistem akan dimatikan ketika operator sudah memastikan bahwasanya tidak ada lagi nasabah yang menggunakan mesin ATM
dengan mengarahkan switch ke posisi "off" pada mesin atm dan operator
bebas untuk melakukan maintenance (seperti mengisi kembali uang dan
kertas nota ke brankas)
Session use case :
session dimulai ketika nasabah memasukkan kartu ATM ke mesin ATM. mesin ATM akan menarik kartu tersebut dan akan membacanya
(jika kartu tidak masuk dengan sempurna maka kartu akan dieject kembali
dan akan muncul pesan error pada layar). Setelah kartu ATM berhasil
dibaca
oleh mesin ATM maka nasabah akan diminta untuk memasukkan PIN jika PIN
salah maka akan muncul pesan INVALID PIN dan nasabah diminta untuk
memasukkan
PIN kembali, dan jika PIN benar maka transaksi dapat dilakukan. setelah
transaksi selesai dilakukan maka nasabah akan ditanyai apakah ingin
melanjutkan
transaksi atau tidak, jika iya, maka kembali transaksi lagi dan jika tidak, kartu ATM akan direject sekaligus dengan print nota.
Transaksi Use case :
Transaksi disini merupakan transaksi yang terdapat pada menu atm BNI
yaitu meliputi (Transfer, Informasi Saldo, pembayaran, tarik tunai,
ganti pin)
dan transaksi dimulai jika sudah melewati tahap session dimana kartu ATM
sudah terbaca di mesin ATM dan PIN yang dimasukkan benar.
untuk melakukan transaksi tarik tunai biasanya akan ada option jumlah
uang yang ingin ditarik ataupun dengan memasukkan jumlah uang yang ingin
dimasukkan
(dalam kelipatan 50.000 atau 100.000) uang yang ingin ditarik maximal
sama dengan saldo yang ada pada rekening (jika bank BNI) dan jika
memenuhi syarat
maka transaksi berhasil dan nota akan terprint sekaligus dengan uang akan dapat diambil.
semua aktifitas akan tercatat pada log ATM.
Informasi saldo use case :
informasi saldo merupakan suatu informasi pada rekening seorang nasabah
terkait saldo yang ia miliki. jika transaksi ini yang dipilih oleh
nasabah
maka pada layar mesin ATM akan ditampilkan informasi saldo yang tersisa pada rekening nasabah.
Transfer use Case :
pada transaksi transfer terbagi menjadi dua yaitu transfer antar sesama
bank atau transfer beda bank, jika transfer berbeda bank maka perlu
dimasukkan kode ban
tujuan dan apabila tujuan nya antar sesama bank maka tidak perlu memasukkan kode bank, cukup memasukkan no rekening tujuan saja.
pembayaran use case :
pada transaksi pembayarn terdapat beberapa menu lagi diantaranya
(pembayaran tiket, voucher telpon, pendidikan, dll) silahkan memilih
salah satu menu
yang tersedia pada menu pembayran, dan ketika transaksi selesai maka mesin akan mencetak nota sebagai bukti transaksi.
tarik tunai use case :
tarik tunai merupakan proses untuk menarik uang, biasanya pada menu
tampilan utama sudah tersedia jumlah uang yang ingin ditarik (100 ribu,
300 ribu, 1.5 juta)
akan tetapi juga bisa input secara tersendiri sesuai dengan keperluan nasabah (dengan syarat kelipatan 50 ribu dan 100 ribu).
ganti pin usecase :
untuk mengganti PIN ATM sebelumnya kan dimintai memasukkan PIN yang
lama, jika benar maka akan dimintai memasukkan PIN yang baru dan
konfirmasi PIN sekali lagi
untuk meyakinkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar